Helo Indonesia

Universitas Mercu Buana Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat Tentang Edukasi Psikologi Anak, Emak-emak Balita Duri Kepa Tersenyum Sumringah

Irvan Siagian - Nasional
Kamis, 26 Juni 2025 14:58
    Bagikan  
Berfoto bersama para Dosen Universitas Mercu Buana
Foto Heloindonesia

Berfoto bersama para Dosen Universitas Mercu Buana - dan Ketua Forum FKDK DKJ Said Al-Khudry, Lc., M.Ag, aparat kelurahan dan Katar di Griya Sasana Krida aula pelataran Katar, Jalan Patra Raya, Duri Kepa.

HELOINDONESIA.COM - Keren, Universitas Mercu Buana melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berkolaborasi dengan Dewan Kota (Dekot) Jakarta Barat (Jakbar) menggelar seminar.

Baca juga: Dekat Sekolah Polisi Negara Kemiling, Ada Pabrik Senjata Api

Gayung bersambut, kegiatan seminar dalam Gerakan Penanganan Stunting (GPS) ini mendapat dukungan penuh dari Karang Taruna (Katar) Kelurahan Duri Kepa yang berlangsung edukatif dan kolaboratif bertemakan 'Psikologi Keluarga dan Tumbuh Kembang Anak' di Griya Sasana Krida aula pelataran Katar, Jalan Patra Raya , Duri Kepa, Kebon Jeruk, Rabu (25/6/2025) kemarin.

undefined

Baca juga: Mahasiswa MBKM USM Beri Pelatihan Para Ibu Membuat Konten Digital

Sejumlah narasumber dari enam dosen pembicara Universitas Mercu Buana yang memiliki keahlian di bidang psikologi, pendidikan, dan kesehatan anak, yakni, Dr. Irfan Aulia, M.Psi, Psikolog, Dr. Irma Himmatul Aliyyah, M.Psi, Firman Alamsyah Ario Buntaran, MA, Wenny Hikmah Syahputri, M.Psi, Dhani Irmawan, M.Sc dan Ahmad Sabir, M.Philae turut menyampaikan wejangannya dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para orang tua, mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, gizi, dan pola asuh yang tepat dalam tumbuh kembang anak secara optimal khususnya dalam pencegahan stunting sejak dini.

Baca juga: Curi Motor Buat Rayakan Ulang Tahun, 2 Pemuda Dicokok Polisi

"Dengan kegiatan seminar ini Alhamdulillah, sangat bermanfaat karena dapat ilmu pencerahan untuk bagaimana menjaga kesehatan tumbuh kembang anak," ucap Dewi salah satu ibu Balita.

Baca juga: Empat Alasan Ayah Mundur, Kerabatnya Terpilih Aklamasi Ketua KONI Lampung

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Dewan Kota (FKDK) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Said Al-Khudry, Lc., M.Ag, mengapresiasi kegiatan kolaborasi ini sebagai langkah strategis Dekot ikut terlibat mengatasi permasalahan stunting di wilayah Jakbar.

Baca juga: Pisah Sambut Dandim 0422, Wabup Lambar Sampaikan Apresiasi atas Sinergi Selama Satu Tahun Enam Bulan

“Ini langkah awal dari program Dekot terkait penanganan stunting. Karena solusi penanganan stunting dimulai dari edukasi kepada orang tua dalam menjaga psikologi anak, ibu, serta gizi tumbuh kembang anak,” ungkap Said.

Baca juga: Musorprovlub KONI Lampung, Ada Skenario Ayah Mundur, Taufik Aklamasi

Suasana bertambah menarik ketika dialog interaktif dan tanya jawab berlangsung hingga menyenangkan diwarnai dengan sesi games dan ice breaking yang dipandu tim dosen dan mahasiswa, sehingga suasana di acara ini lebih menarik dengan puluhan peserta terdiri dari emak-emak Balita (Bali Lima Tahun) warga Kelurahan Duri Kepa terlihat antusias dan tersenyum sumringah mengikuti seluruh rangkaian acara.

Baca juga: Dua Atlet USM Bawa Pulang Medali Perak dan Perunggu Pomprov 2025

Ditempat yang sama, Kepala Seksi (Kasie) Pemerintahan Kelurahan Duri Kepa, Dedi Junaidi menanggapi positif dengan kegiatan edukasi ini dan berharap dapat menjadi panduan peserta agar ilmu parentingnya diamalkan.

Baca juga: Mantan Kepala BPN Lamsel Diborgol Diduga Terlibat Mafia Tanah Kemenag

"Kegiatan seperti ini diharapkan tidak hanya berhenti di kegiatan seremonial, tapi menjadi pemicu lahirnya berbagai inisiatif lanjutan yang lebih luas serta berkelanjutan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran keluarga untuk pencegahan stunting," imbuhnya. (*/is) ***