Helo Indonesia

Besok Demo Lagi, Seruan Aksi Rakyat Menggugat, GEBRAK Gulirkan 5 Tuntutan Prioritas

M. Haikal - Nasional
Rabu, 3 September 2025 21:15
    Bagikan  
Aksi demo
Foto: ist

Aksi demo - Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menyampaikan duka dan berbelasungkawa atas atas gugurnya sedikitnya 10 orang dalam gelombang aksi beberapa hari terakhir ini.

HELOINDONESIA.COM - Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menyampaikan duka dan berbelasungkawa atas atas gugurnya sedikitnya 10 orang dalam gelombang aksi beberapa hari terakhir ini.

"Ribuan terluka, ratusan ditahan, dan banyak aktivis menghadapi kriminalisasi," ujar Ketua Umum KASBI, Unang Sunarno dalam pesan rilis ke redaksi pada Rabu (3/9/2025).

Dikatakan Sunar, selama peristiwa berlangsung suara rakyat yang ingin didengar justru dibungkam.

"Namun di tengah luka dan duka, kita tak boleh diam dan takut. Kita harus bersatu untuk memperjuangkan kehidupan yang layak dan adil untuk semua dan tentunya
harus saling jaga," ujar Sunar.

Baca juga: Sekdaprov Marindo Kunjungi Rumah Korban Tewas Tertima Pohon Roboh

Dia menyampaikan bahwa jangan sampai apa yang diperjuangkan oleh kawan-kawan kita (untuk kehidupan
bersama yang lebih baik) dibajak oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab.

Maka itu kelompok organisasi GEBRAK mengajak bersama turun dalam aksi 4 September 2025 besok dengan titik kumpul di depan Kantor ILO, pukul 10.00 WIB Menuju Bundaran Patung Kuda, Jakarta.

Dalam aksi besok, GEBRAK akan menyampaikan 5 tuntutan Prioritas Rakyat:

1. Hentikan brutalitas aparat dan praktik militerisme terhadap rakyat!
Stop penembakan, penyiksaan, dan mobilisasi kendaraan tempur di kawasan sipil; tarik pasukan
bersenjata dari ruang publik.

2. Bebaskan seluruh peserta aksi dan aktivis demokrasi!
Segera bebaskan tanpa syarat semua orang yang ditangkap dan hentikan kriminalisasi terhadap
gerakan rakyat.

Baca juga: Tak Terima Vonis Hakim, Keluarga Korban Tewas Kecelakaan Ribut di PN Gunungsugih

3. Usut tuntas pembunuhan dan penghilangan paksa!
Bentuk tim independen untuk mengungkap 10 korban meninggal dan orang hilang, adili aparat
pelaku serta komandan yang bertanggung jawab.

4. Cabut kebijakan anti-rakyat dan pajak mencekik! Batalkan kenaikan tarif pajak yang membebani rakyat miskin dan kelas menengah; hapus UU
Cipta Kerja, KUHP, UU Minerba, Proyek Strategis Nasional, dan kebijakan anti-rakyat lainnya.

5. Potong anggaran pejabat dan Polri untuk kesejahteraan rakyat!
Hentikan kemewahan pejabat dan pembengkakan dana kepolisian; alihkan untuk pendidikan, kesehatan, pangan murah, dan upah layak.