HELOINDONESIA.COM - Pemandangan di lokasi kawasan unggulan triwulan ke IV tahun 2025, Kelurahan Harapan Mulia (Harmul) Kemayoran Jakarta Pusat (Jakpus) di dipermukiman, Jalan Harapan Mulia Gang VII RT 009 dan RT 010 RW 05 Harapan Mulia menggelorakan konsep 'Lingkungan Terawat Diwarnai Nuansa Kebetawian Sebagai Upaya Pelestarian Budaya' membuat warga betah berada di lokasi.
Baca juga: Anjing Pelacak K-9 Polres Purbalingga Diterjunkan untuk Sterilisasi Gereja Jelang Natal
Pasalnya, penataan di kawasan ini diwarnai dengan gambar-gamnar mural yang dilukis warga dan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Harapan Mulia, seperti gambar rumah pendopo Betawi, gambar binatang yang sedang bercerita di perkebunan dan pemandangan pegunungan serta relief kolam ikan. Tak pelak, warga lainnya pun turut berdatangan untuk berfoto atau selfie bersama keluarga dan anak-anaknya.

Baca juga: Pangestuku Film Terbaik LSSFF 2025, Agustina Bangga Semarang Jadi Kota Film Pendek Nasional
"Jadi keren gang permukiman di jalan ini jadi berwarna bisa foto-foto bersama keluarga, karena ada rumah pendopo Betawi dan gambar hewan yang sedang bercerita kehidupan," ucap Herry warga Kecamatan Kemayoran.
Baca juga: Apeksi Bukan Hanya Seromonial Tapi Manfaat Bagi Penguatan Ekonomi Antar Kota
Sementara itu, Lurah Harapan Mulia M Faozi membenarkan, pihaknya memilih lokasi penataan kawasan unggulan di permukiman itu sebagai upaya untuk merubah mindset agar lebih terawat dengan melibatkan warga dalam menjaga lingkungan yang tertata rapi.
Baca juga: Cekcok di Lapo Tuak, Pria Tewas Ditusuk OTK di Pringsewu
'Kolaborasi penataan nya melibatkan warga setempat, pengurus RT/RW dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Harapan Mulia. Termasuk yang melukis juga warga serta kolaborasi bersama Satuan Pelaksana (Satpel) Kecamatan Kemayoran diantaranya, BM, SDA, LH, Pertamanan dan lain-lain yang mulai kerjanya itu pada bulan Oktober hingga Desember," ucap Faozi, Minggu (21/12/2025).

Baca juga: Gunakan Hercules, Pemprov Jateng Pulangkan 100 Warga Terdampak Banjir Sumatra
Adapun, panjang lokasi penataan di permukiman, lanjut Faozi, meliputi dua sisi sepanjang kurang lebih 100 meter. "Supaya lebih enak dipandang mata, di lokasi akan disebar budidaya hidroponik, kolam ikan serta penghijauan dengan pot-pot tanaman hias. Saat ini sudah 95 persen tinggal finishing. Harapan saya warga menjaga dan merawat lingkungan yang sudah rapi ini," imbuhnya. (*/is) ***
