Helo Indonesia

Polda Metro Jaya Berkontribusi Wujudkan 1 Juta Hektar Lahan Secara Nasional

Aris Mohpian Pumuka - Nasional
Sabtu, 7 Maret 2026 19:33
    Bagikan  
Panen Raya
HELO INDONESIA

Panen Raya - Kapolda mendampingi Wakapolri dalam kegiatan panen raya jagung secara nasional.

BEKASI, HELOINDONESIA.COM - Melanjutkan sukses menanam jagung di tahun 2025, ke depan Polda Metro Jaya menambah jumlah lahan menjadi 50 hektar di kawasan Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

"Program yang dijalankan Polda Metro Jaya, termasuk salah satu Polda di seluruh Indonesia, guna mendukung ketahanan pangan nasional," kata Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, pada Sabtu (7/3/2026) di Bekasi, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono mendampingi Wakapolri, menghadiri kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I.

Wakapolri mengatakan, kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolri secara virtual yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Sabtu ini dan dihadiri 36 Polda di Tanah Air.

Baca juga: Dokter Richard Lee Ditahan, Karena Hambat Penyidikan Pelanggaran Konsumen

Di wilayah Polda Metro Jaya, kegiatan dilaksanakan di Kampung Tembong Gunung, Kabupaten Bekasi. Turut dihadiri para Pejabat Utama Polda Metro Jaya serta Kapolres Metro Bekasi.

Ia menjelaskan, pada Kuartal I tahun 2026 ini target penanaman jagung secara nasional mencapai lebih dari 100 ribu hektare.

Pada tahun 2025 lalu, Polri telah berhasil menanam jagung seluas 661 ribu hektare dari target nasional 1 juta hektare.

"Tahun ini, jika target satu juta hektar tercapai produksi jagung nasional diperkirakan melampaui 4 juta ton,” ujarnya.

Baca juga: Wafat, Penyanyi Lagu Nuansa Bening Vidi Aldiano

Dia menjelaskan, bahwa Polda Metro Jaya tetap berkontribusi melalui berbagai inovasi dan kerja sama lintas sektor.

"Saat ini, Polda Metro Jaya telah memanfaatkan lahan sekitar 50 hektare untuk penanaman jagung dan akan terus dikembangkan,” tuturnya.

Selain penanaman jagung, lahan yang dikelola juga dimanfaatkan untuk tanaman lain guna mendukung ekosistem rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Polri juga menggandeng berbagai pihak seperti perusahaan perkebunan, PTPN, Kementerian Kehutanan melalui program hutan sosial, serta sektor swasta untuk memperluas lahan tanam.

Untuk memperkuat program tersebut, Polri juga bekerja sama dengan Bank Himbara untuk memberikan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kelompok tani, serta dukungan permodalan melalui koperasi Polri guna membantu kebutuhan bibit, pupuk hingga alat dan mesin pertanian.