Helo Indonesia

Bermain di Tepi Irigasi Singomerto Banjarnegara, Dua Bocah Diduga Terpeleset dan Tenggelam

1 jam 3 menit lalu
    Bagikan  
Bermain di Tepi Irigasi Singomerto Banjarnegara, Dua Bocah Diduga Terpeleset dan Tenggelam

Tim SAR gabungan saat mencari keberadaan dua bocah yang tenggelam saat bermain di tepi irigasi SIngomerto

BANJARNEGARA, HELOINDONESIA.COM - Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang melalui Pos SAR Wonosobo memberangkatkan satu tim rescue untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap dua anak yang dilaporkan tenggelam di Irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, pada Rabu 15 Juli 2026.

“Benar kami menerima informasi bahwa kemarin sore ada dua bocah yang diduga tenggelam di saluran irigasi Singomerto Kalibenda dan saat ini sudah kami berangkatkan satu tim untuk melakukan pencarian,” ujar Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang dalam keterangannya Kamis 16 Juli 2026.

Baca juga: Menuju Tata Kelola Modern, PWI Pusat Resmi Sosialisasikan 5 Peraturan Organisasi

Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu sore sekira pukul 17.00 WIB. Saksi atas nama Sahid (40) sebelumnya pukul 16.30 WIB masih melihat kedua korban, Muhammad Fadli Al Fayad (10) dan Zafran (12), warga Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, sedang bermain di sekitar irigasi Singomerto.

Namun, tak lama sekira pukul 17.00 saksi tak lagi melihat kedua bocah tersebut tepatnya di bawah jembatan kalibenda. Diduga keduanya terpeleset hingga tercebur dan tenggelam di saluran irigasi yang berkedalaman kurang lebih 1,5 meter tersebut.

“Warga sekitar sudah berupaya melakukan pencarian secara mandiri sesaat setelah kejadian. Namun karena cukup dalam dan airnya juga cukup keruh, hingga malam kedua korban belum ditemukan, akhirnya warga melaporkan kejadian ini ke kami,” lanjut Budiono.

Baca juga: Nasi Goreng Kambing Kebuli, Akulturasi Kuliner Khas India dan Timur Tengah

Saat ini Tim SAR Gabungan tengah melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan melakukan penyisiran pada aliran irigasi serta area yang diperkirakan menjadi lokasi korban tenggelam. Selain penyisiran, tim juga melakukan penyelaman di titik-titik yang dalam yang diduga korban berada.

“Hari ini cuaca cerah dan arus juga sudah tidak ada karena kemarin pintu air irigasi sudah ditutup. Semoga kedua korban bisa segera ditemukan tim,” pungkas Budiono. (Aji)