Helo Indonesia

Lebaran 2026 Diprediksi Masih Musim Ujan, Polisi Diminta Tanggap Bencana

Aris Mohpian Pumuka - Nasional
Kamis, 12 Maret 2026 19:21
    Bagikan  
Apel Lebaran
HELO INDONESIA

Apel Lebaran - Kapolri mengingatkan jajarannya agar tanggap bencana, mengingat BMKG memprediksi mudik lebaran masih diguyur ujan.

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Lebaran 2026 kali ini Indonesia diprediksi masih dilanda musim ujan, Kapolri menginstruksikan jajarannya untuk mengantisipasi bencana.

"BMKG telah memprediksi, pada saat arus mudik Lebaran 2026, kondisi cuaca akan berawan hingga hujan lebat," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan, pada Kamis (12/3/2026) di Jakarta.

Dia meminta seluruh jajaran, untuk mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi selama periode Lebaran 2026.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 bersama jajaran TNI, di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Baca juga: Tarif Tol Batang-Semarang Naik? Jangan Tertipu, Narasi Gubernur Ahmad Luthfi Naikkan Tarif Adalah Hoaks

"Perlu kewaspadaan khusus terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara," ujarnya.

Untuk itu, katanya, diperlukan kesiapsiagaan tim tanggap bencana, sarana dan prasarana pendukung, termasuk langkah-langkah penanganan bencana baik pada
tahap pra, saat dan pasca bencana.

Lebih lanjut, Sigit menyebut puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada dua gelombang yakni 14-15 Maret dan 18-19 Maret.

"Sementara untuk puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret," ucapnya.

Baca juga: Pihak Swasta Beri Bantuan Ambulans, Kasatgas Tito: Bukti Ketahanan Nasional dan Kepedulian Sosial

Pemerintah, kata dia, juga telah menyiapkan sejumlah pengaturan lalu lintas selama periode Lebaran 2026.

Mulai dari pembatasan angkutan barang, penerapan one way, contra flow dan ganjil-genap, pengaturan penyeberangan laut hingga alih fungsi penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat.

"Untuk itu, saya berharap seluruh personel memedomani dan mensosialisasikan pelaksanaan SKB ini, sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik," katanya.