Helo Indonesia

Kemensos Salurkan Alat Bantu untuk 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia di Tubaba

48 menit lalu
    Bagikan  
Kemensos Salurkan Alat Bantu untuk 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia di Tubaba

Sebanyak 89 warga Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung

LAMPUNG,  HELOINDONESIA.COM---
Sebanyak 89 warga Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, yang terdiri dari penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), dan anak penyandang disabilitas menerima bantuan alat bantu dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas, kemandirian, sekaligus kualitas hidup para penerima manfaat.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tubaba dengan Sentra Wiyata Guna Bandung. Prosesi penyerahan dipusatkan di Balai Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Jumat (10/7/2026), sebagai tindak lanjut hasil pendataan, verifikasi, dan identifikasi yang dilakukan bersama Sentra Wiyata Guna Bandung serta aparatur Kemensos.

Mewakili Kepala Dinas Sosial Tubaba, Nurcholis Majid, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Tubaba, Sri Sayekti, mengatakan bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.
Beragam alat bantu yang disalurkan meliputi kursi roda, kursi roda khusus cerebral palsy (CP), alat bantu dengar, alat bantu berjalan, hingga tongkat bagi penyandang disabilitas dan lansia.

"Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian para penerima dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus meringankan beban keluarga yang selama ini mendampingi mereka," ujar Sri kepada wartawan.

Sri juga menyampaikan apresiasi kepada Sentra Wiyata Guna Bandung yang telah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tubaba dalam mendukung pemenuhan kebutuhan alat bantu bagi masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sentra Wiyata Guna Bandung yang dalam kegiatan ini diwakili oleh Ibu Mira Wuryantari atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik, sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan lancar," katanya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan memperoleh akses terhadap bantuan serupa di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Sri juga menyampaikan pesan Kepala Dinas Sosial Tubaba, Nurcholis Majid, kepada seluruh penerima manfaat agar menjaga dan memanfaatkan alat bantu yang telah diberikan sesuai dengan peruntukannya.

"Pak Kadis berpesan agar seluruh penerima manfaat dapat merawat dan menggunakan alat bantu ini dengan sebaik-baiknya sehingga benar-benar memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh penerima bantuan telah melalui tahapan pendataan, verifikasi, dan identifikasi atas usulan yang masuk ke Dinas Sosial. Dari proses tersebut ditetapkan kelompok Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang dinilai layak menerima bantuan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Melalui program ini, Dinas Sosial Tubaba berharap penyandang disabilitas, lansia, dan anak penyandang disabilitas dapat menjalani aktivitas secara lebih mandiri, memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan sosial, serta menikmati kualitas hidup yang semakin meningkat.

Program bantuan alat bantu dari Kemensos ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan agar memperoleh kesempatan yang setara dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

(Rohman)