Apel Penertiban Bulan Tertib Parkir Dipimpin Wali Kota Arifin, Puluhan KR2 Diangkut ke Truk, Belasan PKL Digebah

Kamis, 13 Februari 2025 02:28
Sedang Angkutin KR2 atau Motor ke Truk Foto Heloindonesia

HELOINDONESIA.COM -  Sebanyak puluhan Kendaraan Roda Dua (KR2) diangkut ke dalam truk dan belasan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) digebah petugas gabungan saat menggelar operasi penertiban Bulan Tertib Parkir di wilayah Senen dan Sawah Besar Jakarta Pusat (Jakpus).

Baca juga: Dugaan Penipuan oleh Guru SDN 1 Wayhalim Lanjut Panggilan ke-2

"Selama satu bulan penuh petugas gabungan akan lakukan operasi terpadu melakukan penertiban Parkir Liar (Parli). Tidak hanya di bahu jalan dan trotoar, operasi juga menyisir pengelolaan parkir yang tidak sesuai aturan," ungkap Arifin usai memimpin apel Bulan Tertib Parkir di kawasan Silang Monas, Gambir, diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) dari unsur Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kepolisian dan TNI pada, Rabu (12/2/2025).

Baca juga: Apresiasi Asosiasi Spa Wellness, Perempuan Harus Mampu jadi Self Care untuk Ciptakan Generasi Unggul

Untuk diketahui, rencananya, mulai hari ini hingga 12 Maret penertiban parli dilakukan secara masif di delapan kecamatan se-Jakpus.

Baca juga: RIP: Sinnal Blegur, Sekjen LMND, Wasekjen Projo, Komisaris Perta Arun Gas, Berpulang

Orang pertama dilingkungan Pemkot Jakpus ini mengaku, pihaknya telah memetakan sejumlah lokasi rawan parkir liar di delapan kecamatan. Meski begitu, Ia menolak menyebut lokasi titik rawan tersebut lantaran mempertimbangkan kerahasiaan pelaksanaan operasi.

Baca juga: RIP: Sinnal Blegur, Sekjen LMND, Wasekjen Projo, Komisaris Perta Arun Gas, Berpulang

Namun, Arifin memastikan akan bertindak tegas terhadap oknum pengelola parkir liar, dengan mengenakan pasal tindak pidana ringan (Tipiring) sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor: 8 tahun 2007.

Baca juga: Persiapkan Retret Kepala Daerah,Elfianah Lakukan medical Check up

Dia meminta untuk, jajaran kelurahan dan kecamatan agar memasang spanduk larangan parkir di sejumlah titik rawan sebagai bagian dari sosialisasi kegiatan.

Baca juga: Pemkot Semarang Tak Batasi Kuota PKG Hari Ulang Tahun

"Saya berjanji menindak tegas parkir liar dan para preman parkir, termasuk kepada jajarannya untuk menjaga integritas, kejujuran, dan jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara sehingga tidak akan ‘bermain mata’ dengan pelaku parkir liar. Jika ada yang kedapatan melanggar tanpa ragu akan langsung menindak," tegasnya.

Baca juga: Diduga Tak Ada Izin, Bau Busuk Peternakan Ayam Skala Besar Banyak Bertebaran di Kecamatan Gunung Sindur

Kepala Suku Dinas Perhubungan (Kasudinhub) Jakpus, Wildan Anwar menambahkan bahwa, kegiatan apel Bulan Tertib Parkir di wilayah Jakpus melibatkan sebanyak 1.334 personel gabungan. Setelah pelaksanaan apel, Wildan membagi petugas ke sejumlah grup untuk melakukan penyisiran di titik rawan parli.

Baca juga: TKA di Kabupaten Kendal Meningkat, Perlu Diwaspadai Potensi Konflik Sosial

Usai apel, jajaran Sudinhub dan Satpol PP bersama dengan unsur Polisi dan TNI langsung menyisir ke sejumlah lokasi. Di kawasan Pasar Baru dan Mangga Dua petugas berhasil mengamankan 25 KR2 yang terparkir tidak pada tempatnya.

Baca juga: TKA di Kabupaten Kendal Meningkat, Perlu Diwaspadai Potensi Konflik Sosial

Sedangkan, di Jalan Kramat Raya dan Jalan Salemba Raya, petugas gabungan menindak Operasi Cabut Pentil (OCP) terhadap pemilik kendaraan yang mengokupasi trotoar dan badan jalan. Di ke dua lokasi ini 19 KR2 terjaring OCP, dan 13 PKL diberikan peringatan atau digebah untuk tidak berjualan lagi di trotoar.

Baca juga: Kecamatan Johar Baru Gencar Gelar Rabu Tertib, Tokoh Minta Wali Kota Arifin Menggerakkan Kecamatan Lain Untuk Penertiban Supaya Wilayah Tidak Semrawut

Sementara itu, dalam operasi penertiban parli kali ini menjadi tontonan menarik para pengguna jalan yang melintas. "Tumben ada penertiban parli di bahu jalan dan trotoar sebelumnya belum pernah. Mungkin karena ada keluhan dari pengguna jalan makanya dilakukan operasi penertiban parkir," ujar Firman salah satu pengguna jalan. (*/is) ***

Berita Terkini