HELOINDONESIA.COM - Hari ke 5 puasa Ramadan 1446 Hijriyah (H) tiga Menteri diantaranya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso bersama Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengecek harga bahan pokok di Pasar Johar Baru pada, Rabu (5/3/2025).
Baca juga: KPU RI Tetapkan Tahapan PSU , Termasuk Pesawaran
Ke tiga Menteri ini kompak mendatangi Pasar Johar Baru dalam rangka untuk memastikan kestabilan selama bulan Ramadan 1446 H tahun 2025 sejak pukul 08.00 WIB pagi.
Baca juga: Wali Kota Responsif Kebut Perbaikan Talud, Drainase, Normalisasi Sungai
Kepada Wartawan Menteri Zulhas mengaku bahwa, stok pangan dalam kondisi aman, seperti beras, ayam, minyak goreng, dan telur. Harga ayam, dijual sesuai HET Rp.40 ribu per kilogram, dan telur tetap Rp.30 ribu per kilogram.
Baca juga: Tetap Produktif di Bulan Ramadhan, PWI Pusat Luncurkan Buku Pernak-pernik HPN 2025
"Masyarakat tidak usah khawatir, barangnya banyak, stoknya melimpah. Sampai Lebaran, bahkan setelah Lebaran aman," pungkasnya.
Baca juga: Safari Ramadan Ketiga, Bupati dan Wabup Kendal Silaturahmi di Masjid Limbangan
Zulhas menambahkan, untuk panen raya pada Maret dan April diperkirakan menghasilkan surplus beras sebesar Rp.2,5 juta ton. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, produksi beras Januari–April 2025 menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. "Kalau beras sudah aman, tidak ada masalah," ujarnya.
Baca juga: Angkasa FC yang Makin Moncer karena Mewadahi Talenta Muda Rembang
Karena lanjutnya, Pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga selama Ramadan dan Lebaran, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan atau lonjakan harga.
Baca juga: Bupati dan Ketua DPRD: Masalah Lahan Way Berulu Selesaikan Secara Hukum
Selanjutnya, rombongan para Menteri ini mengecek harga minyak goreng dan gula pasir. Di pasar ini, harga minyak dijual Rp.16.000 per liter, sedangkan gula pasir Rp.17.500 per kg. Setelah mengecek harga minyak, kemudian mereka mengecek harga cabai dan menanyakan langsung harga cabai yang dijual pedagang.
Baca juga: Tetap Produktif di Bulan Ramadhan, PWI Pusat Luncurkan Buku Pernak-pernik HPN 2025
Komoditas cabai keriting di pasar tersebut dijual dengan harga Rp100.000 per kg, cabai rawit merah tembus Rp.120.000 per kg. Sedangkan bawang putih Rp.60.000 per kg.
Baca juga: Korupsi KUR dan Kupedes, Kejari Pringsewu Sita Sejumlah Dokumen
Menko Pangan juga meninjau harga daging ayam ras yang dijual Rp.40.000 per kilogram. Menurutnya hal itu telah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Pemerintah serta mengecek harga komoditas beras yang ditemukan harga beras dijual Rp.15.000 per kilogram untuk beras medium dan Rp.18.000 per kg untuk beras premium.
Baca juga: Kasus Lahan 219 Ha PTPN Way Berulu, Keputusan DPRD Pesawaran Ukur Ulang
Zulhas menegaskan, bahwa harga pangan di pasar tersebut relatif stabil sesuai dengan HET. Hanya saja, dia mengakui bahwa harga cabai melambung tinggi karena adanya hujan yang mengakibatkan panen terganggu.
Baca juga: Bupati Tubaba Serahkan Bantuan Alsintan Aspirasi Anggota Komisi IV DPR RI
"Kepada masyarakat nggak usah khawatir, barangnya banyak, stoknya banyak, melimpah, selama puasa sampai Lebaran, bahkan sampai habis Lebaran. Kalau beras kita panen raya di bulan, Maret sama April," jelasnya.
Baca juga: Petani Desa Muara Jaya Lampung Timur Temukan Jejak Si Raja Hutan TNWK Di Peladangan
Salah satu pengunjung pasar, Lilik (46) mengaku, harga pangan yang dijual pedagang pasar seperti cabai, daging dan telur harganya melonjak. "Bingung mau masak di rumah tapi harganya pada mahal," keluhnya.
Baca juga: Temui PKL KIW, Wali Kota Semarang Janji Borong Dagangan
Sementara itu, menanggapi kunjungan tiga Menteri ke Pasar Johar Baru, tokoh masyarakat Jakpus Budi mengapresiasi para Menteri yang mengecek harga pangan di Pasar Johar Baru.
Baca juga: Kemen PPPA Luncurkan Gerakan Ramadan Ramah Anak, Upaya Rajut Komunikasi Bermutu di Keluarga
Karena menurutnya, harga bahan pokok pangan yang dijual pedagang di pasar-pasar serba mahal.
"Harga bahan pokok pangan saat ini di bulan puasa hingga lebaran memang stok aman. Namun pedagang pasar menjualnya dengan harga serba mahal karena sedang mencari rejeki berkah di bulan puasa hingga lebaran pak Menteri," keluhnya. (*/is) ***