Astaga !!! Proyek Trotoar Jalan Cemara Dibangun Mumbul Seperti Gunung, Pak RW: Kasihan pada Nangis Warga Kalo Hujan Rumahnya Kebanjiran

Senin, 10 November 2025 19:45
ketika di lokasi pembangunan revitalisasi trotoar proyek Sudin BM Jakpus di, Jalan Cemara Gondangdia yang di protes warga Cemara. Foto Heloindonesia

HELOINDONESIA.COM - Pembangunan revitalisasi pedestrian atau trotoar proyek Suku Dinas (Sudin) Bina Marga (BM) Jakpus tahun 2025 yang dikerjakan vendor diprotes puluhan warga, Jalan Cemara RW 03 Gondangdia, Menteng, Jakpus.

Baca juga: POPNAS XVII 2025: Lampung Raih 8 Emas, Naik Drastis ke Peringkat 10 Nasional

Ketua RW 03 Gondangdia, Perry Madjiah menyatakan, pembangunan trotoar tersebut diprotes banyak warga Cemara. Keluhan maupun protes dari warga lanjut Perry, karena trotoar dibangun terlalu tinggi, sedangkan halaman rumah warga lebih rendah. "Warga banyak yang nangis karena trotoar dibangun terlalu tinggi, mumbul begitu seperti gunung. Kalau musim penghujan ekstrem, banjir air nya masuk ke dalam halaman rumah warga. Ini namanya kemunduran. Proyek Pemerintah seperti tidak ada kajiannya," ucapnya menyampaikan kepada media ini, Senin (10/11/2025).

Baca juga: Meski Kalah, Sikambara Apresiasi Permainan Nusantara Lampung FC

Tak hanya kebanjiran, tambah Perry, keluhan lain yaitu kendaraan mobil warga saat masuk dan keluar rumah kepentok karena trotoar nya mumbul.

Baca juga: Dianugrahkan Pahlawan Nasional, Presiden Soeharto Kebanggaan Golkar

Lanjut Perry menambahkan, sebelumnya mengerjakan proyek tersebut sudah mengingatkan vendor agar terlebih dahulu saluran nya dibersihkan supaya tidak tersumbat atau mampet. "Ada puluhan warga Jalan Cemara yang protes dan menolak trotoar yang berada di depan rumah nya dibangun mumbul seperti gunung diantaranya, ibu Sena warga RT 03/03 Gondangdia Menteng Jakpus," jelasnya.

Baca juga: Jelang Revitalisasi, Pemkab Siapkan Relokasi Sementara Pedagang Pasar Rembang Kota

Sementara itu, Dewan Kota (Dekot) Kecamatan Menteng Leonard Alamsjah, jauh-jauh hari sudah mengingatkan kepada jajaran Sudin BM Jakpus tentang kegiatan revitalisasi trotoar itu. "Sudah diingatkan jajaran Sudin BM Jakpus termasuk juga pihak Kelurahan Gondangdia untuk mengetahui tentang keluhan protes warga tentang ketinggian trotoar jauh sebelum dibangun di Jalan Cemara," ucapnya.

Baca juga: Pabrik Kayu di Tubaba Disorot: Tak Punya Izin dan Tak Daftarkan Pekerja ke BPJS

"Jadi memang, pak RW 03 dan warga Cemara mengeluhkan pembangunan trotoar yang terlalu tinggi itu karena. Selain air hujan masuk ke halaman rumah warga juga membuat rusak kendaraan mobil warga karena kepentok saat melintasi trotoar mumbul itu," ungkap Leonard.

Baca juga: Kenang Jasa Pahlawan Wali Kota Eva Dwiana Tabur Bunga Di Laut Teluk Lampung

Ketika dikonfirmasi pembangunan revitalisasi trotoar Jalan Cemara, Kepala Suku Dinas (Kasudin) BM Jakpus, M. Soleh melalui telepon, What's App (WA), Senin (10/11/2025) menerangkan, bahwa kegiatan revitalisasi trotoar, Jalan Cemara Gondangdia meliputi satu sisi dikerjakan vendor sesuai kontrak kerja bulan Agustus sampai dengan bulan Desember 2025 sepanjang kurang lebih 340 meter.

Baca juga: Keep Moving Forward, Continue the Struggle, Selamat Hari Pahlawan 2025

Namun, ketika disinggung soal protes warga terkait pembangunan trotoar tersebut. Ia mengatakan, kegiatan tetap masih berjalan. "Masih berjalan sampai dengan bulan Desember 2025 sesuai masa kontraknya. Rencana pembangunan tersebut sesuai standar teknis yang berlaku dan sudah disosialisasikan," pungkasnya. (*/is) ***

Berita Terkini