JAKARTA,HELOINDONESIA.COM - Sepanjang tahun 2025 Polri, mencatat tingginya kecelakaan lalu litas (Laka Lantas) sekitar 158 ribu dengan korban meninggal dunia (fatalitas) hampir 24 ribu orang.
"Meski angka fatalitas menurun pada tahun 2026, hal tersebut tidak boleh dianggap biasa," kata Kakorlantas (Kepala Korps Lalu Lintas) Polri Irjen Agus Suryonugroho kepada wartawan, pada Kamis di Jakarta.
Dia katakan, pada 2026 ini direncanakan turun hingga 50%. Laka Lantas paling banyak menimpa kendaraan roda dua. Anatominya sudah jelas; usia muda dan pelajar.
Lebih lanjut, jenderal polisi bintang dua itu juga menepis anggapan bahwa meningkatnya angka kecelakaan disebabkan bertambahnya jumlah kendaraan maupun pertumbuhan penduduk.
"Anggota Polantas (polisi lalu lintas) harus menjadi 'pahlawan keselamatan', dengan lebih aktif hadir di lapangan demi menekan angka Laka Lantas," ujarnya.
Sebagai langkah konkret, katanya, dalam menekan angka kecelakaan, pihaknya menjalankan program “Polantas Menyapa dan Melayani” atas arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.