SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Mampu merengkuh medali emas cabang wushu taolu (peragaan jurus) di nomor taijijian putri pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut membawa makna dan kebahagiaan tersendiri bagi Alexandra Calista Setiawan.
Maklum, pada dua kali berkesempatan tampil PON sebelumnya di Jawa Barat 2016 dan Papua 2021, Calista gagal naik podium karena kompetitifnya persaingan.
''Saya sangat bersyukur dan bahagia. Akhirnya setelah tiga kali ikut PON baru bisa mewujudkan mimpi merebut medali emas, serta satu perunggu taijiquan di Medan. Capaian ini sangat bermakna bagi perjalanan saya menekuni cabang wushu,'' katanya saat ditemui dalam Malam Apresiasi Atlet dan Ofisial Wushu Berprestasi PON 2024 oleh Ketua Umum WI Jateng di Hotel Gumaya Semarang, Senin 28 Oktober 2024 lalu.
Baca juga: Marga Sebut Spirit PON Terbawa ke Cina untuk Jadi Juara Dunia Woodball
Calista tak menampik jika emas di PON sudah lama menjadi target pribadi, dan baru pada 2024 bisa mewujudkannya. Bahkan dia mengakui jika tampil di PON XXI adalah pengalaman paling berkesan karena bisa mempersembahkan emas bagi kontingen Jawa Tengah.
Prestasi Calista cukup bersejarah, karena dia atlet putri pertama Jateng yang meraih emas nomor taolu di multieven bergengsi di Tanah Air. Jateng terakhir mendapatkan emas taolu 20 tahun lalu atau PON 2004 di Palembang melalui Seno Prakoso dan Sutantyo.
‘’Emas PON 2024 merupakan pembuktian diri bahwa saya akhirnya bisa. Saya berterima kasih kepada Tuhan atas anugerah ini, dan berbagai pihak, mulai Pengprov WI, sasana, rekan-rekan sesama atlet, dan tentu saja coach Lindswell yang banyak memberikan polesan pada gerakan saya. Dialah yang memberikan inspirasi saya bisa meraih emas di PON,’’’ kata sulung dua bersaudara pasangan Willy B Setiawan dan F Kurniawati ini.
Dia mengakui, atlet idolanya memang Lindswell yang pernah menjuarai PON, SEA Games, Asian Games, dan Kejuaraan Dunia.
Baca juga: Jadwal dan Cara Nonton Tinju Mike Tyson vs Jake Paul, Sabtu 16 November 2024 !
Atlet lulusan Sastra Inggris Universitas Terbuka Surakarta itu saat ini dipanggil Pelatnas untuk menghadapi SEA Games 2025 di Thailand. Jika dia dia masuk timnas, maka menjadi pengelaman kedua membela Merah di Putih di arena SEA Games. Pada SEA Games 2019 di Filipina silam, dia gagal meraih medali.
‘’Obsesi saya berikutnya adalah bisa mendapatkan medali emas di SEA Games. Doakan saya bisa memenuhi cita-cita saya,’’ pungkas Calista yang memulai mengenal wushu sejak kelas IV SD itu. (Aji)
