Helo Indonesia

213 Atlet Bersaing di BK Porprov Woodball, KONI Jateng Tekankan Regenerasi

Ajie - Olahraga
Sabtu, 6 September 2025 22:39
    Bagikan  
213 Atlet Bersaing di BK Porprov Woodball, KONI Jateng Tekankan Regenerasi

Pengurus IWbA dan Panitia BK Porprov Woodball. Sekum KONI Jateng Achmad Ris Ediyanto.didampingi Ketua IWbA Ardhana Arifianto serahkan tanda peserta

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 213 atlet dari 16 kabupaten/kota bersaing menjadi terbaik dalam Babak Kualifikasi Pekan Olahrga Provinsi (BK Porprov) Jawa Tengah Cabang Woodball yang berlangsung di Lapangan Undip, Tembalang, Semarang, mulai Sabtu 6 September hingga Selasa 9 September 2025.

BK Porprov mempertandingkan 14 nomor dan memperebutkan 120 tiket Porprov di Semarang Raya tahun 2026. Diantara woodballer yang turut bersaing pada Pra-Porprov ini terdapat juara dunia di Cina dan peraih medali emas PON 2024 yaitu Ariska Untung dan Surya Aditya dari Kabupaten Jepara.

Baca juga: Top Markotop, Pesilat Jateng Juara Umum Kejurnas Pencak Silat Remaja 2025

Sekum KONI Jateng Achmad Ris Ediyanto dalam sambutan pembukaan menyebut, babak kualifikasi cabor woodball adalah pintu masuk sebelum mengikuti Porprov XVII di Semarang Raya Tahun 2026. Karenanya, berjuanglah semaksimal mungkin dengan tetap menjunjung sportivitas.

''Ajang ini juga menjadi tolok ukur pembinaan di daerah masing-masing. Dengan mengikuti event tersebut atlet bisa mengevaluasi diri, sejauh mana hasil latihan (persiapan) yang dilakukan bisa bersaing dengan lawan-lawannya,'' kata Ade, panggilan akrabnya.

tambah

Dia menambahkan, woodball saat ini menjadi salah satu cabor yang mendapat perhatian KONI Jateng, menyusul prestasi gemilang memborong 3 emas dan 4 perunggu untuk Kontingen Jateng di PON Aceh-Sumut 2024.

Pada beberapa event internasional, atlet-atlet Jateng juga sering menjadi andalan tim Indonesia. Ini menjadi bukti Woodball adalah cabor prospektif, dan tetap fokus pada pembinaan usia dini.

''Ke depan, perlunya Pengprov Woodball menyelenggarakan event usia dini. Sehingga, regenerasi atlet bisa berjalan secara baik,'' tambahnya.

Antusiasme Tinggi

Sementara itu, Ketua Umum IWbA Jateng Ardhana Arifianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ratusan peserta yang penuh antusias dan semangat mengikuti BK Porprov ini.

''Jumlah peserta di luar ekspektasi kami. Banyaknya atlet muda yang tampil memberikan optimisme pada kami, bahwa kaderisasi atlet di daerah berjalan sesuai yang diharapkan,'' katanya.

Ketua Panitia BK Porprov Woobal Agus Mulyadi menjelaskan, BK Porprov mempertandingkan 14 nomor yang terdiri atas Stroke Competition Tunggal putra, putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, serta beregu putra dan beregu putri. Selanjutnya Fairway Competition tunggal putra, tunggal putri, beregu putra dan beregu putri.

Baca juga: Sekolah Jurnalistik PWI Jateng-FH Unissula, Siapkan Mahasiswa Jadi Penulis yang Bertanggung Jawab

Pada BK Porprov ini, Kota Semarang tak mengikuti karena langsung mendapat wildcard dengan status sebagai tuan rumah Porprov Jateng 2026. Dua daerah yang absen adalah Banjarnegara dan Wonosobo. Jumlah Pengkab/Pengkot IWbA se-Jateng secara keseluruhan ada 19.

''Karena Semarang tak ikut, kami melihat peta persaingan di BK Porprov sangat kompetitif, terutama Jepara, Kudus dan Boyolali,'' kata Ketua IWbA Kota Semarang itu yang berharap woodball jadi cabang resmi di Popda Jateng.

Di bagian lain, Technical Delegate Ahmad Johansyah mengatakan, pihaknya sangat siap menggelar BK Porprov yang mengusung tagline ''Aman, Nyaman, dan Berkualitas''. Selain venue yang bisa dipertanggungjawabkan kelayakannya, pihaknya juga menyiapkan ambulans untuk antisipasi jika ada gangguan kesehatan peserta.

''Dalam woodball itu dikenal sebagai permainan yang juaranya tidak kekal, karena ada faktor venue, skill, dan keberuntungan. Selain itu, cabang ini sudah berbicara banyak di laga internasional, dan sekarang akan di-SEA Games-kan. Itulah yang mendorong anak-anak muda mulai mencintai woodball,'' kata pria yang akrab dipanggil Johan. (Aji)