Helo Indonesia

IPSI Bandarlampung Bantah Informasi Tak Diberikannya Dana Pembinaan Para Juara Piala Wali Kota 

Herman Batin Mangku - Olahraga
1 jam 15 menit lalu
    Bagikan  
IPSI
HELO LAMPUNG

IPSI - Penyerahan dana pembinaan kepada para juara Piala Wali Kota Bandarlampung

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bandarlampung mengklarifikasi pemberitaan mengenai keluhan tak diberikan uang pembinaan kepada peserta Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Bandarlampung yang pada 23–25 Oktober 2026.

Ketua IPSI Bandarlampung, Misgustini, mengatakan menurut ketua pelaksana dan sekretaris panitia penyelenggara pihaknya telah memberikan uang pembinaan kepada juara umum di seluruh kategori. "Informasi tak diberikannya yang pembinaan itu tidak benar," katanya.

Berbeda Dana Pembinaan dan Bonus

Terkait bonus yang sebelumnya disampaikan Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, Misgustini menjelaskan bahwa prosesnya berbeda dengan pemberian uang pembinaan oleh panitia penyelenggara.

Menurut dia, bagian bina prestasi akan segera melaporkan hasil pertandingan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandarlampung. Laporan tersebut akan memuat data atlet yang meraih juara untuk ditindaklanjuti Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). 

“Bagian bina prestasi akan segera melaporkan ke KONI Kota Bandarlampung hasil pertandingan, siapa saja juaranya, untuk ditindaklanjuti ke Dispora,” jelasnya.

Klarifikasi tersebut menjelaskan bahwa uang pembinaan yang diberikan panitia kepada juara umum merupakan hal yang berbeda dari kemungkinan bonus atlet melalui tindak lanjut pemerintah daerah.

Dengan demikian, proses pelaporan hasil pertandingan kepada KONI dan Dispora menjadi tahapan penting untuk memperoleh kepastian mengenai realisasi dukungan atau bonus bagi atlet berprestasi. 

"Sementara itu, terkait biaya pendaftaran sebesar Rp250 ribu per atlet dan rincian penggunaannya, diperlukan penjelasan lebih lanjut oleh panitia agar informasi mengenai pengelolaan dana penyelenggaraan dapat diketahui secara transparan," pungkasnya. (Hajim).