KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 245 atlet dari Kabupaten Kendal dan berbagai provinsi berlaga di Kejuaraan Terbuka Panahan Tingkat Nasional untuk memperebutkan Piala Bupati Kendal, yang digelar di Stadion Madya Kendal selama tiga hari, Jumat - Minggu, 29 September - 1 Oktober 2023.
Kejuaraan dibuka oleh Sekda Kendal, Sugiono, didampingi pembina Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kendal, Wynne Frederica, Ketua Umum Pengkab Perpani Kendal Sulistyo Ari Bowo, Ketua Umum KONI Kendal Subur Isnadi, serta Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal, Sadtata Hak Azasia.
Sekda Kendal, Sugiono saat membacakan sambutan Bupati, Dico M Ganinduto mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kendal sangat mendukung penuh cabang olahraga panahan ini. Menurutnya event tersebut sebagai salah satu upaya peningkatan prestasi dan pembinaan untuk mencari bibit-bibit pemanah muda yang berbakat di masa depan.
"Bukan hanya olahraga panahan saja, tetapi olahraga apa saja yang penting mampu menumbuhkan rasa kebersamaan dan silaturahmi antara atlet di ajang prestasi harus kita dukung bersama-sama," ujarnya..
Ditegaskan, event Kejuaraan Panahan ini menjadi ruang apresiasi atau penyaluran kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat khususnya kepada generasi muda atau dikalangan pelajar. Sehingga diharapkan dapat berlanjut pada event-event berikutnya, serta lebih ditingkatkan dan meriah lagi.
"Serta dapat dijadikan ajang merekrut atlit yang handal dan berpretasi. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, sukses dan menyenangkan. Serta dapat menghasilkan atlet-atlet yang handal untuk berlaga di event-event yang lebih tinggi," harap Sugiono.
Sosialisasi
Ketua Umum Perpani Kendal, Sulistyo Ari Bowo menjelaskan, 245 atlet panahan tersebut terdiri dari atlet U-9 sampai U-18. Adapun kejuaraan diawali dengan kejuaraan khusus lokal Kendal dari jenjang SD, SMP dan SMA sederajat.
"Hari ini kita mulai kejuaraan open tingkat nasional. Karena kalau event ini hanya sekedar lokal saja, mereka akan jadi jago kandang saja. Sehingga hari ini atlet kita akan diadu dengan atlet dari beberapa daerah, ada yang dari Jawa Barat, Jawa Timur. Hari ini kita ambil kelas standar," ungkapnya.
Menurutnya, kejuaraan ini dilaksanakan sebagai upaya dari Perpani Pengkab Kendal untuk terus memperkenalkan sosialisasi cabor panahan di Kabupaten Kendal. Sebelumnya Perpani Kendal juga telah menggelar kejuaraan panahan Liga 1, 2 dan 3.
"Harapannya olahraga panahan ini lebih dikenal. Karena kalau hari ini kan olahraga panahan lebih dikenal sebagai olahraga sunnah bagi umat muslim. Tapi untuk meningkat sebagai olahraga prestasi itu kan masih butuh effort yang cukup luar biasa," tandasnya.
Sulistyo Ari Bowo juga berharap, melalui event panahan open tingkat nasional ini dapat memunculkan bibit-bibit berprestasi cabor panahan di Kabupaten Kendal
"Kalau kegiatan seperti ini terus berkelanjutan, maka kita akan mendapatkan bibit-bibit atlet panahan yang diandalkan dan berprestasi untuk Kabupaten Kendal," harap Sulistyo Ari Bowo. (Anik)
