LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Angin segar sepakbola di Provinsi Lampung. Seiring hadirnya klub sepak bola Liga 1 Bhayangkara Presisi Lampung FC, suporter SIKAMBHARA dideklarasikan besok di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Wayhalim, Kota Bandarlampung, Selasa (20/5/2025), pukul 15.30 WIB
Bhayangkara Presisi Lampung FC bermarkas di Lampung berkat tangan dingin Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai bagian dari target 100 hari kerjanya.
Tanpa disuruh, sekelompok orang pehobi main, nonton, serta komentator pertandingan sepak bola di Lampung, meleburkan diri membentuk komunitas suporter sepak bola Lampung tergabung SIKAM BHARA Lampung.
Komunitas yang bahkan telah memiliki base camp di Jl. Zainal Abidin Pagar Alam (samping kampus Umitra Indonesia), Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandarlampung ini dibidani kelahirannya antara lain oleh dua tokoh gila bila.
Yakni, pengusaha top kuliner naik daun, CEO Rumah Makan (RM) Minang Indah Grup, RM Embun Pagi Raya Grup, RM Dua Sahabat Labuhanratu dan Waroeng Bude Fina Bandarlampung, yang juga Wakil Ketua Komunitas Pajero Indonesia One (PiOne) Chapter Krakatau, pengurus Pengda Tenaga Penggerak (TP) Sriwijaya Lampung, dan Wakil Bendahara DPP APINDO Lampung, Junaedi, yang sekaligus duduk jadi Pembina.
Serta, aktivis 1998, kini pengusaha MLM, juru siniar Monologis TV, dan pengurus Bidang Media dan Publikasi DPP APINDO Lampung, Dedi Rohman, sekaligus duduk Juru Bicara.
Sesuai rencana, panitia kecil dibentuk, bakal menaja acara Deklarasi Komunitas Suporter Sepakbola SIKAMBHARA ini pada Selasa, 20 Mei 2025 pukul 15.30 WIB di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim Bandarlampung. Hari dipilih, kebetulan bertepatan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).
Susunan acaranya? "Pembukaan, pembacaan doa, menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan pernyataan sikap SIKAMBHARA, penyerahan Pataka dan KTA (Kartu Tanda Anggota) SIKAMBHARA, dan penandatanganan dukungan kepada BPL FC," terang Juru Bicara SIKAMBHARA Lampung, Dedi Rohman, Senin (19/5/2025).
BPL-FC, singkatan dari Bhayangkara Presisi Lampung Football Club. Klub sepak bola profesional Indonesia yang kini berbasis di Kota Bandarlampung, didirikan tahun 1999 silam dengan nama Persikubar, merupakan klub milik badan usaha Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri), saat ini bermain di Liga 1 Indonesia, klub berjuluk The Guardians, dengan pelatih Hanim Sugiarto, dan manajer klub Arief Kurniawan.
Menggadang tagline Menuju Lampung Juara, SIKAMBHARA, komunitas anyar di Lampung ini bertekad ingin turut ciptakan ekosistem sepakbola dan supporter sepak bola yang sportif, sehat, membanggakan, di Lampung.
Junaedi, pendiri cum Pembina SIKAMBHARA menambahkan, pihaknya membuka diri bagi segenap warga Lampung yang ingin turut bergabung menjadi anggota. "Silakan datang ke basecamp temui Galih Pramana untuk KTA, bisa juga lewat sikamjibhara@gmail.com, atau hotline 089654384469. Salam Sportif, Salam SIKAMBHARA," info Junaedi.
Belum mau membocorkan kisi-kisi program kerja, Junaedi yang notabene injakkan kaki pertama kali di Lampung pas malam final Piala Dunia 1998 silam ini, diplomatis. "Besok di-review semua pas deklarasi. Makanya datang ya Bro, ajakin yang laen," sahut dia.
Penelusuran terkait, deklarasi berdirinya SIKAMBHARA sekaligus dukungan terhadap Bhayangkara Presisi Lampung FC ini bakal menjadi yang kedua. Usai, hadirnya komunitas suporter resmi pertamanya di Indonesia: Elbhara Kalimantan Selatan (Kalsel), yang diresmikan lewat Apel Pembentukan dan Edukasi Keselamatan Berkendara (Safety Riding) di kompleks Mapolda Kalsel di Banjarbaru, Kalsel, Sabtu (17/5/2025) lalu.
Istimewa, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho yang sekaligus juga CEO Bhayangkara FC, hadir didampingi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Dihadapan pengurus dan 2.000-an anggota aktif asal 13 kabupaten/kota se-Kalsel yang hadiri apel, Agus bilang, Elbhara tak cuma hadir demi dukung tim kebanggaan, namun juga membawa misi sosial terutama soal kampanye keselamatan di jalan raya.
“Kami ingin Elbhara bukan hanya fanatik di stadion, tapi juga jadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Nah inilah yang membedakan Elbhara dengan komunitas suporter lainnya,” pinta Agus, ditambahkan Kapolda Rosyanto bahwa kehadiran Elbhara bisa menjadi contoh positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mendukung klub sepak bola tanpa kekerasan dan pelanggaran hukum, menolak tindakan anarkis, serta menjadikan stadion ruang yang aman dan menyenangkan.
Informasi, Bhayangkara Presisi Lampung FC telah memastikan promosi ke Liga 1 musim 2025-2026 usai mengakhiri Liga 2 pada musim ini sebagai juara kedua. (Muzzamil)