✕

Di Turnamen Sepakbola Karang Taruna Pringsewu, Wahrul Apresiasi Harmonisasi Eksekutif-Legislatif

Minggu, 1 November 2026 20:54
Wahrul dan Forkompinda Pringsewu saat pembukaan Turnamen Sepakbola Bupati Cup yang digelar KarangTaruna Pringsewu. HELO LAMPUNG

PRINGSEWU, HELOINDONESIA.COM -- Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi mengapresiasi harmonisasi antara pihak eksekutif dan legislatif di Kabupaten Pringsewu.  Hal tersebut disampaikannya pada pembukaan Turnamen Sepakbola Bupati Cup Tahun 2026 yang dihelat Karang Taruna Kabupaten Pringsewu, Minggu (1/11/2026).

​Wahrul melihat kebersamaan eksekutif-legiskatif pada pembukaan turnamen yang dimeriahkan laga eksebisi antara para anggota DPRD Pringsewu melawan tim jajaran Pemkab yang dipimpin langsung Bupati Riyanto Pamungkas.

​Dia juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan rasa bangga kepada Karang Taruna Kabupaten Pringsewu. Turnamen ini membuktikan bahwa Karang Taruna tidak pernah lelah hadir di tengah masyarakat, katanya. 

​Menurut Wahrul, turnamen bukan sekadar memperebutkan piala semata, tapi juga sarana konsolidasi pemuda, pemersatu jiwa sportivitas, serta momentum strategis untuk melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi buat Pringsewu dan Lampung. 

​"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pringsewu beserta jajaran Forkopimda dan DPRD Pringsewu atas dukungan moril maupun materil, serta bimbingan yang tiada henti kepada para kader Karang Taruna di daerah," katanya.

Menurutnya, sinergisitas yang kuat antara pemerintah daerah dan pemuda adalah kunci utama terciptanya Pringsewu yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

​Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Pringsewu merupakan daerah yang perkembangannya sangat baik. Bahkan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan perhatian khusus dan sering berkunjung ke wilayah tersebut. 

​"Mudah-mudahan Pringsewu di bawah kepemimpinan Pak Bupati semakin maju ke depannya," imbuhnya. Wahrul menyampaikan salam buat para pimpinan Forkompinda dan rakyat setempat. 

​Kepada seluruh peserta turnamen, atlet, dan official, Wahrul berpesan agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan ajang tersebut sebagai wadah mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antarpemuda.

"Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam kompetisi, tetapi fair play dan semangat kebersamaan adalah segalanya. Para wasit dan juri agar memimpin pertandingan secara adil, jujur, dan profesional," punglasnya. (Rls) 

Berita Terkini