LAMPUNG, HELOINDONESIA.CPM -- Hujan deras disertai angin kencang merusak sejumlah rumah di Kabupaten Waykanan, Jumat (30/10/2026). Total ada 5 korban, dari bocah usia setahun hingga seorang nenek berusia 70 tahun yang mengalami luka-luka.
Musibah pertama menimpa suami istri dan anaknya berusia satu tahun akibat dapur rumahnya roboh di Kampung Negeribatin, Kecamatan Umpu Semenguk, Jumat (30/10/2026), pukul 10.00 WIB.
Baca juga: Selamat Jumpa Lagi di Kota Banjir Bandarlampung. Hati-Hati agar Nyawa Tak Terseret Arus
Pada hari yang sama, pukul 19.00 WIB, pohon roboh menimpa bagian dapur rumah milik Samin di Dusun 4 Tahmi Renik, Kampung Lebak Peniangan, Kecamatan Rebang Tangkas. Akibatnya, dua korban luka, yakni Sarwah (70) dan Tedi (18).
Selain itu, angin kencang juga menyebabkan atap bangunan kandang milik koperasi desa mengalami kerusakan di Kampung Jaya Tinggi, Kecamatan Kasui.
Baca juga: Cegah Banjir Saat Musim Hujan, Pemkot Bandarlampung Bersihkan Sungai Way Awi dan Way Balau
Rumah Sugeng
Dapur rumah milik Sugeng (51) ambruk hingga menimpa dirinya, istri (Sri Larasati), dan anaknya yang berusia satu tahun (Revano). Mereka mengalami luka-luka ringan (lecet di bagian kepala, bahu, dan wajah). Para korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis.
Rumah Samin
Pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB, pohon petai tumbang dan menimpa bagian dapur rumah milik Samin di Dusun 4 Tahmi Renik, Kampung Lebak Peniangan, Kecamatan Rebang Tangkas.
Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka ringan, yakni Sarwah (70) yang mengalami luka lecet di bagian dahi dan Tedi (18) yang mengalami memar pada betis kaki kanan.
Kandang
Selain itu, laporan kerusakan juga diterima dari Kampung Jaya Tinggi, Kecamatan Kasui. Hujan deras disertai angin kencang juga menyebabkan atap bangunan kandang milik koperasi desa mengalami kerusakan. (HBM)