SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyiapkan anggaran penghargaan sebesar Rp25,49 miliar bagi atlet dan pelatih yang mengantarkan Kota Semarang mempertahankan gelar juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Anggaran tersebut direncanakan untuk direalisasikan pada 2027 sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan kontingen mengoleksi 410 medali, terdiri atas 177 emas, 121 perak, dan 112 perunggu pada pesta olahraga antar-kabupaten/kota se-Jateng yang berlangsung pada 25–30 Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya.
Capaian impresif ini tidak hanya memastikan Kota Semarang mengunci posisi teratas klasemen akhir, tetapi juga berhasil mempertahankannya dari edisi Porprov sebelumnya.
Baca juga: Panggung LIVEPROJECT 2026 Guncang Semarang, Sheila On 7 hingga Mahalini Tampil Memukau
Berdasarkan informasi Dinpora Kota Semarang, total kebutuhan anggaran mencapai Rp25.491.500.000. Penghargaan tersebut mencakup atlet sebesar Rp20,102 miliar dan pelatih sebesar Rp5,3895 miliar.
Besaran penghargaan atlet disusun berdasarkan kategori nomor pertandingan dan warna medali. Untuk nomor perorangan, atlet peraih emas mendapat Rp65 juta, perak Rp32,5 juta, dan perunggu Rp12,5 juta. Sementara itu, penghargaan pelatih ditetapkan sebesar Rp19,5 juta untuk emas, Rp10 juta untuk perak, dan Rp6,5 juta untuk perunggu.
Tatap PON 2028
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh patriot olahraga, pelatih, pengurus cabang olahraga (cabor), hingga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang yang mengawal pembinaan sejak awal.
"Mempertahankan gelar juara umum tentu bukan hal yang mudah. Kami mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga yang telah membawa nama Kota Semarang. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat," ujar Agustina.
Baca juga: Transformasi Keuangan UKM Brumbungan: Tim USM Kenalkan Simulasi Angsuran Anuitas Berbasis Excel
Agustina menegaskan bahwa momentum kemenangan ini tidak boleh membuat jajaran pembina olahraga berpuas diri. Evaluasi, regenerasi atlet, peningkatan kualitas latihan, serta penguatan mental bertanding akan terus dipacu agar dominasi di tingkat provinsi mampu menembus panggung nasional.
"Prestasi ini harus menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Fokus kita sekarang adalah menyiapkan atlet-atlet daerah agar semakin matang dan siap mengharumkan nama Kota Semarang di kancah nasional melalui PON 2028," tegasnya. (Aji)