Tak Lagi Urakan, Anak Scooter Bajaj Melestarikan Kebudayaan

Minggu, 14 Juli 2024 00:30
Satu dekade berdirinya Scooter Bajaj Indonesia, Kota Palembang mendapat kehormatan menjadi tuan rumah perhelatan akbar komunitas SBI yang dilaksanakan di Kafe Utopia di Jalan Pom 11, Kampus Palembang.  Foto: Heloindonesia

HELOINDONESIA.COM - Berawal dari sekumpulan pecinta dan pengguna scooter merk Bajaj, komunitas ini kini berkembang menjadi salah satu komunitas otomotif yang solid dan dikenal di Indonesia.

Adi Pramono, Ketua Scooter Bajaj Indonesia (SBI) mengatakan bahwa komunitas ini didirikan pada 13 Juli 2014 di Pelataran Monas, Jakarta.

Pendiri SBI memiliki visi untuk menyatukan para pemilik dan pencinta scooter Bajaj di seluruh Indonesia, sehingga dapat saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan tentunya mempererat tali silaturahmi sesama pecinta Scooter Bajaj.

Sejak didirikan, Scooter Bajaj Indonesia hinga sekarang memiliki 21 chapter yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. 

Baca juga: Ini Tuntunan Ulama dan Kyai, Cara Mengemban Amanah Islam Sebagai Jamaah Itikaf yang Benar

Di antaranya berada di Bandung, Banyumas, Bengkulu, Boyolali, Cikarang, Cilegon, Jakarta, Jambi, Jogjakarta, Lampung, Lombok, Malang, Padang, Palembang, Pekalongan, Semarang, Solo, Surabaya, Tangerang, Tasikmalaya dan Tegal. 

Untuk memperingati satu dekade berdirinya Scooter Bajaj Indonesia, Kota Palembang mendapat kehormatan menjadi tuan rumah perhelatan akbar komunitas SBI yang dilaksanakan di Kafe Utopia di Jalan Pom 11, Kampus Palembang. 

Asri Pujo Widodo Ketua Ketua Chapter SBI Palembang sekaligus Ketua Panitia mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan hari ini adalah peringatan Satu Dekade Scooter Bajaj Indonesia.

Adapun rangkaian kegiatan di antaranya touring bersama, bakti sosial memberi santunan kepada panti asuhan dan anak yatim dan kegiatan lain yang bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan kepedulian sosial antaranggota SBI. 

Baca juga: Gerakan Sekolah Sehat Meningkatkan Derajat Kesehatan Pelajar di Semarang

Selain itu, acara komunitas ini menyajikan kesenian dan kebudayaan asli daerah dan kebudayaan Indonesia. 

"Negara luar saja berlomba lomba mempelajari kebudayaan Indonesia, kenapa kita sebagai anak bangsa tidak mau mempelajarinya sekaligus memberitahukan kepada khalayak ramai bahwa komunitas vespa yang dipandang selalu urakan, mulai hari ini kita deklarasikan bahwa anak-anak bajaj peduli dengan kebudayaan dan akan selalu melestarikannya," papar Jojo, panggilan akrab Asri Pujo Widodo. 

Kegiatan Satu Dekade Scooter Bajaj Indonesia dibuka langsung oleh SMB IV Jayo Wikramo R.M.Fauwaz Diraja.

Dalam sambutannya, RM Fauwaz Diraja mengucapkan selamat selamat kepada Scooter Bajaj Indonesia yang telah berkiprah di Indonesia selama Satu dekade.

Baca juga: Kehadiran Pomindo Bisa Atasi Kelangkaan Minyak Goreng di Kendal

"Kegiatan positif yang dilakukan oleh SBI jangan hanya berhenti di Cafe Utopia ini saja tapi harus tetap dijaga marwahnya Untuk Scooter bajaj Indonesia selalu Berbajaj dan berbudaya, sekali lagi selamat kepada SBI," ucap YM Fauwaz Diraja. 

Menutup rangkaian Satu Dekade Scooter Bajaj Indonesia dimeriahkan dengan penampilan Orkes Rejung Pesirah, Komunitas Musik Etnik Dari Sumatera Selatan.

Berita Terkini