Akhirnya, YAPIPILA Lantik Rektor UTB dari Polinela: Prof. Ir. Sarono, MSi

Minggu, 12 Juli 2026 13:19
Achmad Hidayat, SE saat menandatangani pengangkatan Prof. Ir. Sarono, MSi sebagai rektor UTB. HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Universitas Tulang Bawang (UTB) akhirnya memilih rektor dari luar lingkungan perguruan tingginya. Ketua Yayasan Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Indonesia Lampung (YAPIPILA) Achmad Hidayat, SE melantik Prof. Ir. Sarono, MSi sebagai rektor di Aula UTB, Sabtu (11/7/2026).

Sebelumnya, ada dua kandidat calon rektor, yakni Prof. Ir. Sarono, MSi dari Politeknik Negeri Lampung (Polinela) dan Prof. Dr. Hasan Basri, SSos, MSi dari internal UTB. Prof. Ir. Sarono, MSi yang akhirnya terpilih untuk memimpin UTB periode 2026-2030.

Pelantikan dihadiri pembina, pengawas, dan pengurus YAPIPILA. Ketua ARTIS Lampung yang diwakili Dr. Muprihatin Thaib, SSos, MM, beserta sivitas akademika UTB. Prosesi pelantikan Prof. Ir. Sarono, MSi sebagai rektor UTB berjalan lancar.

Sebelumnya, hingga H-1, publik belum mengetahui siapa yang akan terpilih sebagai rektor. Bahkan, undangan yang disebarkan pada tak mencantumkan nama rektor yang akan dikukuhkan. YAPIPILA tak mempublikasi nama rektor yang dipilih.

Prof. Ir. Sarono, MSi merupakan guru besar pertama bidang Ilmu Teknologi Pangan dan Gizi pada Jurusan Teknologi Pertanian di Polinela pada 2023 .

Sebelum bertugas ke Polinela, dia merupakan dosen di Fakultas Teknik, pernah menjadi Ketua Program Studi, Dekan, dan Wakil Rektor 1 UTB Lampung. Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si menggantikan Dr. Drs. Achmad Moelyono, MH yang terpilih menjadi rektor UTB Masa Bakti 2022-2026.

Prof. Ir. Sarono, MSi mengucapkan syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Menurut dia, kepercayaan tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, kerja keras, dan pengabdian.

Menurut Sarono, universitas tidak cukup hanya menjadi tempat mentransfer ilmu pengetahuan, tapi dituntut menjadi pusat solusi. Kampus masa depan bukan sekadar menghasilkan lulusan yang siap mencari pekerjaan, tetapi menghasilkan insan yang mampu menciptakan pekerjaan, menghasilkan inovasi, membangun masyarakat, dan memberi jawaban atas persoalan bangsa.

Dikepemimpinannya, dirinya akan menjalankan tugasnya berlandaskan pada lima komitmen utama.

Pertama membangun budaya akademik yang unggul, kedua mempercepat transformasi digital, ketiga memperkuat kolaborasi, dan keempat mendorong riset yang berdampak.

Dia juga mengajak seluruh civitas akademika menjadikan empat tahun ke depan sebagai masa untuk memperkuat fondasi menuju Transformasi UTB Lampung, yang membutuhkan kepemimpinan yang visioner, adaptif, kolaboratif. (HBM)

Berita Terkini