HELOINDONESIA.COM - Motor listrik sedang trend. Kendaraan ini sudah banyak berlalu lalang. Baik di jalan perkampungan, jalan raya, bahkan jalan besar.
Banyak motif mengapa orang sudah memulai untuk memilih kendaraan bermesin listrik ini.
Ada yang memang mempertimbangkan pada sisi biaya. Mereka meyakini dengan membeli motor listrik, bisa menekan biaya hidup jauh lebih murah.
Tapi ada juga yang sekadar penasaran ingin memiliki motor listrik karena membanjirnya promo dan tawaran.
Baca juga: Jokowi Ngaku Tak Cawe-cawe Terkait Isu Munaslub Golkar, Ini Tanggapan Dewan Pakar
Adakah yang menyesal setelah membeli motor listrik?
"Menyesal sih nggak. Cuma pas mau dijual lagi harganya bisa terjun bebas," ujar Fadly, salah satu pengguna motor listrik merek UWinfly kepada Heloindonesia pada Kamis (27/7/2023).
Dia mengatakan tidak menyesal membeli sepeda motor listrik. Hanya saja ia agak terbebani dengan pengisian tenaga listrik pada motornya yang terbilang cukup lama.
"8 jam pengisian sampe penuh. Udah nyoba bolak balik dari Ciledug ke Monas, pas balik sampe rumah baterai sudah harus dicas lagi," jelasnya.
Baca juga: Rancangan Perpres Publisher Rights Disoal, Google : Membatasi Keberagaman Sumber Berita Bagi Publik
Jika melihat dari peta Google jarak dari Ciledug ke Monas sejauh 15 kilometer. Bila dipakai bolak balik tanpa mampir ke mana-mana, maka jarak yang ditempuh 30 kilometer.
Bila dilihat dari bentuk motor yang dipakainya, Fadly menggunakan UWinfly N9 Pro.
Dari penelusuran redaksi, motor ini bertenaga 2.000 watt dengan baterai 72V 20 Ah.
Dari keterangan spek motor tersebut, UWinfly mampu menempuh daya jelajah hingga 80 KM.
"Promosinya sih gitu, tapi kan udah saya coba bolak balik Ciledug - Monas - Ciledug baterai sudah habis dan harus cas lagi," akunya.
Dari penelusuran redaksi, motor listrik miliknya tipe N9. Ada juga tipe N9 Pro. Cuma speknya agak beda dikit.
Pada tipe ini jarak tempuh dan baterainya lebih besar dibandingkan N9 Pro.
N9 dibekali motor listrik 2.000 watt dengan baterai 72V 35 Ah yang bisa terisi penuh dalam 4 - 6 jam pengecasan.
Baca juga: Kritikus: Norak, Gegara Benci Anies Nyapres, Jokowi Intimidasi Para Menteri
Menurut klaim pabrikan, motor ini bisa menjelajah hingga 100 km dengan kecepatan maksimum 65 km/jam.
Di bagian kaki-kakinya, N9 sudah dibekali dengan rem cakram di depan dan belakang.
Fiturnya sendiri memiliki remote alarm, bluetooth speaker, LCD display, serta lampu LED depan dan belakang.
Untuk bisa membeli motor listrik ini bisa merogoh kocek Rp13,9 jutaan.
Baca juga: Agar Tidak Pusing, Rencanakan Masa Depan si Kecil Dengan Investasi
"Tapi ini waktu beli di pameran harganya Rp 18 juta," terang Fadly.
Menurutnya, harga segitu off the road. Tidak dilengkapi surat-surat.
"Bisa dibikin surat sama dilengkapi plat nomor, tinggal nambah Rp 3 juta," ujarnya.
Selama ini, tambahnya, meski tidak menggunakan plat nomor, molis yang dikendarainya aman-aman saja dari polisi lalu lintas.
"Polisi cuek aja kalau saya lewat," ucapnya.
Dia sempat mengaku bosan dengan motornya dan mau menjualnya ke showroom motor bekas.
"Tawarannya bikin sakit hati. Harga bekasnya ambles. Lebih dari separuh harga baru," ujarnya sambil nyengir.