✕

H-1 Berubah Total, Konstelasi Kekuatan 3 Calon Rektor Unila

Rabu, 28 Oktober 2026 22:31
Ilustrasi kursi Rektor Unila HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Malam ini, agaknya, jadi malam panjang bagi enam bakal calon rektor Universitas Lampung (Unila) Periode 2027-2032. Besok, Kamis (29/10/2026), pukul 10.00 WIB, pemilihan tiga dari enam calon yang akan diajukan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI.

Sejak sebelum dimulainya Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Lampung, banyak yang menaruh perhatian bahkan "melibatkan" pihak luar kampus yang mendukung salah seorang bakal calon. Malam ini, pengkondisian semakin "hot" karena terjadi perubahan konstelasi yang signifikan. 

Informasi yang diperoleh Heloindonesia.com, Rabu malam usai siangnya penyampaian visi-misi dan program kerja keenam bakal calon rektor yang dihadiri senat dan ribuan peserta, terjadi keteggangan para calon dan tim suksesnya buat memastikan suara sunat.

Kabarnya, kubu yang selama ini dinilai kuat dan didukung civitas akademika yang berada di lingkaran kekuasaan belum berhasil memastikan target 26 suara. Bahkan, isunya, pendukungnya tak lebih dari lima senat.

Sebaliknya, calon yang selama ini nyaris tak terdengar suaranya, semakin menguat dukungannya dari senat. Suara pusat kabarnya sejak enam bulan lalu telah membidik calon terkait program strategis Unila dan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam bidang kesehatan.

Konon, peran rektor saat ini dalam mengkondisikan suara pusat lumayan berpengaruh dalam operasi senyapnya. Pusat, konon, melihat program bidang kesehatan Unila merupakan program strategis.

Dan, bakal calon rektor yang dibidik adalah sosok yang memahami hal itu. Calon yang berlatar belakang kesehatan satu-satunya adalah Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes.

Berdasarkan undian nomor urut pencalonan, keenam calon rektor Unila adalah:

1: Prof. Dr. Hamzah, S.H., M.H. (Fakultas Hukum)
2: Dr. Budiyono, S.H., M.H. (Fakultas Hukum)
3: Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D. (FMIPA)
4: Prof. Rudi, S.H., LL.M., LL.D. (Fakultas Hukum)
5: Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes. (Fakultas Kedokteran)
6: Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si. (FISIP).

Namanya informasi, pihak-pihak kompeten pasti enggan bersuara apalagi terkait perebuatan suara senat. Para anggota Senat Unila memiliki 65 persen suara sedangkan 35 persen suara hak Kemdiktisaintek RI.

Semua kembali kepada takdir, apapun kemungkinan bisa terjadi sebelum setiap anggota senat memasukan nama calon rektor yang didukungnya serta kepastian bidikan Kemdiktisaintek RI sebagai perpanjangan tangan Kabinet Merah Putih. (HBM)


Berita Terkini