Helo Indonesia

5 Pemburu Harimau Mulai Aksi di Suoh, 1 Sniper dan 2 Pawang

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Kamis, 14 Maret 2024 17:27
    Bagikan  
HARIMAU
Helo Lampung

HARIMAU - Apriyan Sucipto yang diperbantukan mendukung Tim TSI Bogor melacak keberadaan si pemangsa manusia (Foto Apriyak/Helo)

LAMPUNG,HELOINDONESIA.COM -- Lima pemburu harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang telah menewaskan dua petani dan satu terluka sudah mulai bekerja di Suoh, Kabupaten Lampung Barat, Kamis (14/03/2024).

Mereka terdiri dari empat anggota Tim Rescue Harimau Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor yang diundang pihak TNBBS dan seorang pawang harimau dari Ciamis, Jawa Barat yang diundang anggota DPR RI Mukhlis Basri.

TSI Bogor terdiri dari sniper (penembak obat bius), pawang harimau (pakar telepati harimau), ahli peta, dan dokter hewan. Pawang dari Ciamis bernama Abah Ajid berpengalaman menaklulan dua harimau pada tahun 180-an di kawasan Kebun Tebu, Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat.

Salah seorang anggota TSI Bogor juga pernah berpengalaman menangani beberapa konflik manusia dengan harimau yang salah satunya di Talang 5 dan Kebun Tebu, Sumberjaya,

TSI Bogor didampingi BKSDA Bengkulu-Lampung, Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Mereka telah koordinasi dengan Kapolres Lampung Barat AKBP Ryky Widya Muharam.

Kapolres berharap tim dapat secepatnya menangkap harimau agar tidak kembali memakan korban. Polres Lampung Barat akan membantu pengamanan Tim dalam misi ini, kata Kapolres AKBP Riky Widya Muharam

Dalam menguasai si raja hutan, tim menyiapkan box tratrapesiump (kandang jebak) terbuat dari kayu dan didesain senatural mungkin. Box trap besi tak efektif karena hewan buas itu tak akan mendekati kandang berbahan logam.

Sniper juga siaga di daerah lintasan sang harimau. Mereka juga meminta masyarakat menjauh dari lokasi kejadian sebagai bagian dari zona teritorial sang pemangsa.

Sebelumnya, bulan lalu, dua petani tewas diterkam harimau di Suoh, Kabupaten Lampung Barat. H-1 Ramadan, Senin (11/3/2024), seorang warga berhasil lolos dari mangsa si raja hutan walau tubuh dan kepalanya ke cakar binatang buas tersebut.

Ada korban lagi, seribuan warga yang berasal dari Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) membakar PPA Resort Suoh TNBBS Lampung Barat. Selain kantor ludes, 4 sepeda motor dan 1 sepeda motor roda tiga habis terbakar. (HBM)

 -