Helo Indonesia

Bantu Korban Banjir, PMI dan Dinsos Kendal Dirikan Dapur Umum

Kamis, 14 Maret 2024 20:59
    Bagikan  
Bantu Korban Banjir, PMI dan Dinsos Kendal Dirikan Dapur Umum

Para relawan PMI tengah menyiapkan menu buka puasa untuk warga yang terdampak banjir. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan dapur umum di Markas PMI Kendal untuk menyiapkan menu buka puasa dan sahur bagi warga yang terdampak musibah banjir di Kabupaten Kendal.

Sekretaris PMI Kendal, Dwi Cahyono Suryo menjelaskan, bantuan makanan untuk buka puasa dan sahur tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial, terutama saat bulan Ramadan yang seharusnya bisa dilalui dengan suka cita, namun terpaksa harus mereka lalui ditengah muaibah banjir.

Baca juga: Pintu Klep Kali Waridin Kaliwungu Hilang, Warga Kebanjiran

"Ini adalah hasil dari rapat bersama Pak Bupati dan Pak Sekda, bahwa PMI dan Dinas Sosial diperintahkan untuk membantu menyediakan menu buka puasa dan sahur, totalnya 2.000 bungkus," jelas Dwi Cahyono Suryo di Kendal, Kamisa 14 Maret 2024.

Ia mengungkapkan, menu buka puasa dan sahur tersebut akan dibagikan kepada para korban banjir yang ada di sekitar Kecamatan Kendal. Adapun pembagian, menurut Dwi diserahkan kepada pihak dari BPBD Kabupaten Kendal.

"Ini untuk warga Kecamatan Kelurahan Kendal. Nanti yang mendistribusikan dari BPBD yang tahu data-datanya," ungkapnya.

Berbagai Unsur

Dwi menambahkan, dapur umum PMI Kendal melibatkan berbagai unsur relawan. Diantaranya dati staf PMI, relawan PMI, organisasi keagamaan, organisasi masyarakat dan pelajar.

Baca juga: Cuaca Ektrem di Jawa Tengah Telan Korban Jiwa, Enam Kabupaten/Kota Terendam Banjir

Senada, Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Data Penyuluhan pada Dinas Sosial Kabupaten Kendal, Ria Listianasari, mengatakan Dinsos Kendal juga mendirikan dapur umum untuk memasak makanan buka puasa untuk warga terdampak banjir sebanyak 1.000 bungkus.

"Pendistribusiannya kepada warga yang terdampak banjir di Kelurahan Kebondalem, Patukangan, Ngilir, Balok, Bandengan, Dempelrejo, Putatgede dan Proto Wetan," bebernya. (Anik)