Helo Indonesia

Tidak Bisa Membayangkan Bus Tua Terguling Berisi Anak-anak SD yang Hendak Tamasya di jepara

Kamis, 20 Juni 2024 11:14
    Bagikan  
EVAKUASI
tangkapan layar

EVAKUASI - Warga beramai-ramai mengevakuasi para pelajar yang mengendarai bus tua terguling di jalan raya di Jepara, Jawa Tengah, Rabu (19/6/2024) pagi

HELOINDONESIA.COM - Sudah berulang kali petugas dinas terkait termasuk petugas polisi memperingatkan para pengemudi pemilik jasa transportasi untuk mempersiapkan mobilnya dengan baik.

Perawatan kendaraan, termasuk pemeriksaan sparepart vital untuk selalui diperhatikan seperti kondisi rem termasuk kelaikan jalan kendaraan agar aman.

Apalagi musim liburan sekarang ini, banyak pelajar sekolah menggelar berbagai acara termasuk pergi beramai-ramai ketempat wisata.

Baca juga: Jadi Instrumen Sosial Penting, ASN Jepara Diminta Salurkan Zakat Melalui Baznas

Termasuk yang dilakukan para pelajar Sekolah Dasar Negeri 1 Banjaran, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah ini.

Celakanya rombongan pelajar ini menggunakan kendaraan micro bus yang usianya sudah tua, sehingga perlu mendapatkan perhatian serius untuk kelayakan jalannya.

Rombongan pelajar SD ini berjumlah 15 orang hendak berwisata ke objek wisata Takamas di Desa Kedungcino, masih satu wilayah Kabupaten Jepara.

Para pelajar ini berangkat dengan mengedarai mirco bus Mitsubishi 100 PS namun sayang di tenggah jalan rombongan bus ini mengalami kecelakaan.

Baca juga: Grebeg Tempat Penimbunan Solar di Jepara, Polisi Hanya Menemukan Truk dan Jerigen

Baca juga: Kecelakaan Beruntun By Pass Mojokerto, Pengemudi Nissan Frontier Terjepit Jok Depan Hingga Tewas

Micro bus yang dikendaraan belasan pelajar ini melaju di ruas jalan Jepara - Pati, Rabu (19/6/2024) seloyar pukul 08:00 WIB semula kendaraan normal-normal saja.

Namun dalam perjalan setelah melintasi di Jembatan Singgaul yang berjarak beberapa meter sebelum lokasi kejadi mendadak remnya blong, pada hal saat itu jalan raya pada dengan kendaraan lain.

Lantaran situasi jalanan ramai dengan kendaraan lain kemudian bus yang dikemudikan Suharno (60) warga Desa Jerukwangi, Bangsri, Jepara itu membanting kemudi ke arah kiri.

Baca juga: Kecelakaan Tol Ngawi-Solo, Sopir Truk Tronton Sampai Takut Melihat Dua Korban Tewas Terjepit Bak Truk dan Dashboard

Namun karena kontur nanah tidak rata bus kemudian oleng ke arah kanan dan terguling hingga menimpa dua unit sepeda motor.

Sementara penumpang di dalamnya itu pula terguling sambil berteriak, menjerit-jerit lantara kaget karena bus yang dikendarai itu terguling hingga 90 derajat.

Rombongan bus yang dikemudikan Suharno merupakan bus 1 dari empat bus yang rata-rata mengangkut wisatawan anak-anak berisi 15 penumpang dan dua orang guru.

Suharno mengatakan kecepatan bus saat terguling sekitar 40 km per jam dan dia pun sudah memperhitungkangkan dengan caranya itu.

Baca juga: Kecelakaan Menyeramkan Hari ini Tewaskan Warga Malang dan Jombang, Melibatkan Warga Ponorogo

"Saya banting ke kiri, karena kalau kelarak, saya menghantam semua pengendara lain, karena jalanan macet. Kalau saya banting ke kanan akan menabrak Avansa," kata Suharno menjelaskan risiko terjeleknya saat mengendalikan kendaraannya itu, hingga dia terpaksa membanting ke kiri untuk menghindari risiko lebih besar.

Begitu bus terguling sejumlah warga langsung berlarian menyelematkan anak-anak pelajar yang terperangkap di dalam bus yang terguling.

Anak-anak di dalam bus saling tindih dan terlihat ketakutan, namun mereka satu-satu persatu bisa dikeluarkan oelh warga yang mengevakuasinya.

Baca juga: Innalillahi! Truk Bermuatan Paving Blok Kecelakaan di Jalan Perbatasan Cimahi dan Bandung Barat

Para siswa keluar dengan cara memanjat pintu utama bus yang ada di sebelah kiri badan bus yang menghadap ke langit karena tergiling ke kanan.

Peristiwa itu terjadi di depan lapangan Sinanggul, Kecamatan Mlonggo, Jepara pada pagi hari saat lalu lintas di jalan itu sedang ramai.

Bus bernopol K 7638 OC yang terguling langsung mendapatkan perhatoan dari kepolisian setempat seperti dalam unggahan akun instagram @jeparahariini.

Baca juga: Gara-gara Kasus Vina Cirebon, Kematian Warga Ponorogo Dilaporkan Kecelakaan Terkuak, Pelaku dan Para Saksi Ketakutan

''Alhamdulillah, seluruh rombongan selamat. Pihak kepolisian langsung turun ke tempat kejadian untuk melakukan investigasi. Bus yang mengalami kerusakan langsung dievakuasi dengan mobil derek,'' tulis @jeparahariini lagi.

Unggahan itu langsung mendapat reaksi dari netizen yang mempersoalkan kalaikan jalan dari kendaraan yang sudah tua usianya itu.

Baca juga: Senin Kelabu Kecelakaan di Wilayah Jatim, Tewaskan 6 Orang Warga Tuban dan Malang Masuk Jurang 80 Meter

Apalagi bus tua itu mengangkut puluhan anak-anak SD yang berusia belia, jangan sampai mereka mengalami trauma mapun luka-luka, dan jangan terulang lagi.

"Busnya sudah kedaluawarsa. Gak layak pakai, mungkin sudah lelah tapi dipaksa jalan,'' tulis akun @mawar.momkeisha. **