Helo Indonesia

Wafat, Militan Ganjar-Mahfud dan Ketua GUNTUR Lampung Elya Nurita

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Jumat, 9 Agustus 2024 15:26
    Bagikan  
WAFAT
Helo Lampung

WAFAT - Elya Nurita (tengah, berkacamata) disela konsolidasi relawan Ganjar-Mahfud, kompleks kantor PDI Perjuangan Lampung, 19/12/2023. | Muzzamil

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Raji'un. Warta merta, kali ini dari kecabangan eks relawan pemenangan capres-cawapres 2024 nomor urut 3 dari PDI Perjuangan, PPP, Partai Hanura, Partai Perindo; Ganjar Pranowo - Mahfud MD (Ganjar-Mahfud), yakni Ganjar Untuk Rakyat (GUNTUR) Lampung.

Ketua DPW GUNTUR Lampung, Elya Nurita, yang sekaligus Koordinator Wilayah (Korwil) Sumatera II DPP GUNTUR, dikabarkan wafat akibat deraan penyakit dideritanyi, dalam perawatan intensif di RS Urip Sumoharjo Sukarame Bandarlampung, Jum'at (9/8/2024).

"Telah berpulang ke Rahmatullah, bunda kami Elya Nurita binti Arisan Sulaiman, istri Iwan Aidhin, hari ini di RS Urip Sumoharjo. Insya Allah husnul khotimah. Allahummaghfirlaha warhamha wa'afihi wa'fuanha. Semoga almarhumah diampuni segala dosa dan kesalahannya, diterima segala amal dan kebaikannya dan ditempatkan di surganya Allah SWT. Aamiin," petikan warta merta.

Ketua DPC GUNTUR Kota Bandarlampung Tri Supriyantoro, salah satu juru warta, infokan kabar duka sekaligus mengafirmasi, jenazah almarhumah Bunda Ely sapaan Elya Nurita, dimakamkan di TPU tak jauh dari kediaman almarhumah, Jl Dahlia V Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, hari ini.

Semasa hidup, perempuan latar pengusaha, aktif membina usaha ultramikro, minimikro, usaha kecil berbasis perempuan beberapa kabupaten/kota ini, praktis menyita hari dengan segala sesuatu jibaku penggalangan swadiri dan konsolidasi politik lazimnya organ penggerak pemberdaya, sekaligus pendukung pemenangan elektoral duet Ganjar-Mahfud.

Berdalih pasti nan filosofis, "tak terhingga" untuk memperjuangkan sebuah keyakinan, Ganjar Pranowo-lah, sosok tepat penerus kepemimpinan politik partisipatif teknokratik Jokowi sebagai sesama kader banteng, Elya mengungkapkan semua jibakunyi itu ia biayai dari kantong sendiri, sebagian juga kontribusi hamba Allah yang acap ia sebut 'influencer'. Restu sang suami, adalah bekal semangatnyi.

Mengaku penggemar berat Ganjar Pranowo sejak masih menjabat Gubernur Jawa Tengah, sebelumnya Elya sempat bergabung sebagai relawan di organ sejawat, Ganjarist, 2022.

Entah bagaimana ceritanya, setahun jelang Pemilu, Elya Nurita tetiba mewarta ia baru saja mendeklarasikan keberadaan organ relawan GUNTUR di Lampung. Bahkan ia didapuk serta untuk bantu perluasan jejaring, pembentukan pengurusan di Sumbagsel.

Bertempat di Lapangan Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, ia dan sekitar 500-an relawan mayoritas kaum ibu dan perempuan, pelaku UMKM, menaja Apel Pernyataan Sikap Relawan GUNTUR Lampung Mendukung Ganjar Pranowo Sebagai Capres PDI Perjuangan Pilpres 2024, dihadiri lengkap 15 DPC Guntur Kabupaten/Kota se-Lampung, selain Ketua Umum DPP GUNTUR Teguh Eko Prasetyono, pada Minggu, 5 Februari 2023.

Sembilan purnama berlalu, ia kembali sibuk konsolidasikan relawan terhimpun kali ini taja Rakerda I DPW GUNTUR Lampung 2023 tema raya "Gerak Cepat Bersama Ganjar-Mahfud Menuju Indonesia Unggul", di Bougenville Canteen kompleks Tabek Indah Resort, Haji Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan, tepat H-87 Pemilu, Sabtu 18 November 2023.

Berhijab berkaos merah gambar foto Ganjar, pidato Elya saat itu menegaskan ulang sikap politik bahwa sebagai satu kesatuan bagian dari 18 DPW se-Indonesia, bagi relawan GUNTUR Lampung khususnya, berjuang menangkan Ganjar-Mahfud demi wujudkan Visi Indonesia Unggul merupakan harga mati.

Mengabsen, Elya menebalkan semangat pimpinan 15 DPC. "Kita semua hari ini harus mengungkapkan bagaimana strategi kita di masing-masing DPC Kabupaten/Kota untuk memenangkan Ganjar-Mahfud jadi presiden dan wakil presiden Indonesia tahun 2024. Dan itu harga mati. Harga mati ya teman-teman? (hadirin: siap!) Oke," pemantik ia, 10.18 WIB.

"Harapan saya, sekarang bukan saatnya lagi ber-euforia. Ini saatnya kita langsung ke akar rumput. Kalau perlu kerja senyap, kita kerja senyap. Karena sekarang banyak orang melirik, melihat. Kita juga melihat dan melirik juga apa yang dilakukan orang lain. Terutama mungkin daerah-daerah yang (potensi raihan suara) minoritas. (Seperti) Lampung Utara, ya. Apa sih yang jadi akar permasalahan di sana, gitu ya," imbuhnyi.

Selain itu, ia mewanti kerja keras dan gerak cepat (gercep) menangkan Pilpres 14 Februari 2024 agar senantiasa disertai awas mawas, dan menginjeksi pesan, usai Rakerda diisi presentasi beberapa narasumber itu, "ada sesuatu yang dibawa" relawan saat kembali ke daerah masing-masing: tambahan kuota spirit kolektif menangkan Ganjar-Mahfud.

Rakerda yang dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars GUNTUR, berikut 7 menitan pertunjukan tari tradisional selamat datang khas Lampung, Sigekh Pengunten penambah sakral suasana, disertai pembacaan ikrar setia pemenangan Ganjar-Mahfud, sederhana nun istimewa.

Selain dihadiri fungsionaris DPW dan 15 DPC GUNTUR Kabupaten/Kota se-Lampung, hadir Wakil Ketua PDI Perjuangan Lampung Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital Dr Donald Harris Sihotang, Ketua DPW PPP Lampung Supriyanto didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, Keanggotaan M Niswadi, Kepala Sekretariat Agus Saputra.

Juga, pimpinan dan utusan organ sejawat. Di antaranya, Ketua Relawan Buruh Sahabat Ganjar (RBSG) Lampung M Ranni Joni, Didi dan Farhan dari Rumah Kita, Ahmad Jefri S dan Rahmat Subagio dari DPD GP Nusantara Lampung, Sekretaris DPD Jangkar Merah Putih (JMP) Lampung Muzzamil, dan Relawan Indonesia Movement (I'M) Ganjar Lampung. Serta, Ketua Umum dan Sekjen DPP GUNTUR.

Hadir pula, penasihat GUNTUR Lampung Bambang Irianto warga Sukoharjo Kabupaten Pringsewu yang jua saudara sepupu kandung sekaligus tukang momong yang merawat Ganjar Pranowo saat belia di Karang Anyar, Jawa Tengah, akhir dekade 1960-an silam.

Serta satu lagi, teman kuliah Ganjar Pranowo seangkatan bahkan sekelas sebangku, saat studi S1 Ilmu Hukum UGM, Herson, yang juga sekaligus didapuk bertestimoni singkat ihwal kesannya sebagai sohib sang capres. Meski singkat, dia klop menceritakan betapa Ganjar telah karib dengan salam metal khas partai politik penaungnya, praktis sejak 1986 silam. Beberapa waktu lalu, kisah Herson, dirinya lah yang sengaja memviralkan foto lawas penyaksi kenangan masa bujang, bareng Ganjar Pranowo, berpose salam itu.

Ketum GUNTUR, Teguh Eko Prasetyono dalam arahan direktifnya merasionalisasi latar kisah GUNTUR bentukannya, dideklarasikan bareng sejumlah eks relawan Jokowi di Resto Gudeg Kecil Mas, Fatmawati Jakarta Selatan medio 12 Desember 2021, hingga muaranya jatuhkan pilihan turut bergerilya dukung pencapresan Ganjar hingga sukses raih tiket capres dari PDI Perjuangan pada 21 April 2023, menyusul Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada 26 April 2023, lalu Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) pada 28 April 2022, terakhir Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 9 Juni 2023.

Dan kenapa kemudian rakyat Indonesia juga patut selayaknya menjatuhkan pilihan yang sama pada duet maut Ganjar-Mahfud. Eko menekankan betapa relawan GUNTUR, organ sekawan lainnya, alih-alih pascapenetapan pengundian nomor urut capres-cawapres, sudah mesti luaskan spektrum pemenangan.

Dengan merujuk pesan bijak Ganjar agar dalam sosialisasikan profil Ganjar-Mahfud pun hingga tiba masa kampanye mulai 28 November, relawan senantiasa bersikap rendah hati, sopan bin santun. "Kita ini seharusnya sudah pede. Jakarta, agak ramai ketika mas Gibran dicalonkan jadi cawapres pak Prabowo. Jakarta dengan luar biasa mereka bergerak. Memang sekarang ini kekuatan kita hanya rakyat," tandasnya.

Eko bilang, Ganjar-Mahfud notabene paket pasangan yang lengkap dibanding kedua pasangan kompetitor. Dengan membeber konfigurasi spektrum ideologi politik, dia menyebut jagonya, duet nasionalis religius.

"Inilah kelebihan Bu Mega (Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, red). Saya salut dengan beliau, ketika beliau memutuskan Profesor Mahfud MD menjadi calon wakil presiden dari PDI Perjuangan, dan temen-temen dari PPP, Perindo, dan Hanura. Tentunya ini menambah spirit kami dan temen-temen relawan Ganjar untuk tetap fokus memenangkan mereka. Kenapa, karena kita memilih pemimpin yang tepat," ulasnya.

Eko juga mengurai keunggulan komparatif Ganjar-Mahfud. Setengah menyindir, Eko menyebut bila yang ditonjolkan kompetitor adalah gagasan, maka menurutnya, "gagasan yang sesungguhnya adalah rekam jejak."

Rekam jejak Ganjar-Mahfud menurutnya yang terbaik. Eko mewanti, jaga kantong suara basis milenial dan genzi. Sadar nomor urut Ganjar-Mahfud, sang ketum yang tampil bersongkok merah berkemeja panjang putih, menutup pidato dengan tiga pantun.

Salah satu di antaranya, ".... berjajar, akarnya kuat sulit dicabut. Walau pun dihajar kami tetap setia Ganjar, kami tak takut karena ada Mahfud," tutur Eko tersenyum disahuti gercep balasan khas tradisi berpantun, kata 'cakep'.

Elya masih segar bugar, saat hadir di acara Silaturahmi Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud Komjenpol Purn Prof Dr Gatot Edy Pramono Bersama Parpol Pengusung dan Pendukung dan Relawan Ganjar-Mahfud Lampung, di Graha Shandeiro, kompleks kantor lama DPD PDI Perjuangan Lampung, Jl Soekarno-Hatta Nomor 109, Labuhan Dalam, Tanjung Senang, Bandarlampung, Selasa (19/12/2023).

Elya sempat sedikit mengomentari dengan satu kata, orasi politik Gatot Edy yang juga mantan Wakapolri tersebut, soal tiga alasan utama mengapa rakyat Indonesia mestilah memilih Ganjar-Mahfud pada Pilpres lalu, yakni karena faktor personalitasnya, karena rekam jejaknya, dan karena integritasnya. "Setuju!" seru ia semringah, bersua pewarta saat sama-sama hendak pamit dari lokasi.

Hari ini, Elya Nurita 'militan ramah kamera' ini, pamit untuk selama-lamanya. Kepulangan ia, kehilangan bagi banyak orang, termasuk para sejawat eks relawan militan Ganjar-Mahfud Lampung dan Sumbagsel lainnya. Jenazahnyi kini telah berkebumi. Selamat jalan, kamerad. Selamat beristirahat. Salam Metal! (Muzzamil)

 -