Helo Indonesia

Pembatas Rel Bolong-bolong jadi Tempat Tumpukan Sampah, PT KAI Cuek Aja Disurati Lurah GSU

M. Haikal - Nasional -> Peristiwa
Senin, 23 September 2024 16:34
    Bagikan  
PT KAI
Foto: Heloindonesia

PT KAI - Sejumlah pasukan oranye membersihkan sampah di kawasan Jalan Gunung Sahari Utara 7A Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

HELOINDONESIA.COM - Parah, jajaran PT. KAI dinilai tutup mata dan telinga terhadap fasilitas pagar pembatas bolong-bolong di kawasan Jalan Gunung Sahari Utara 7A Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Akibatnya, pagar pembatas bolong-bolong terjadi tumpukan sampah liar menumpuk di lokasi. 

Untuk mengantisipasi agar wilayah tidak kotor dan semrawut dari tumpukan sampah liar di dalam pagar bantaran rel KAI, Jalan Gunung Sahari 7A, Sawah Besar, Jakarta Pusat. 

Pihak Kelurahan Gunung Sahari bersama Satuan Pelaksana (Satpel) LH Kecamatan Sawah Besar melakukan pembersihan sampah liar tersebut.

Baca juga: Gus Halim: Program Jaga Desa Sukses Awasi Pemanfaatan Dana Desa untuk Percepatan Pembangunan

Sementara itu, Lurah Gunung Sahari Utara (GSU) Hasbulloh membenarkan, pihaknya melakukan pembersihan sampah liar yang berada di dalam bantaran rel pagar PT. KAI supaya wilayah tidak kumuh dan semrawut.

"Kami sudah diinformasikan kepada pihak PT. KAI tentang tumpukan sampah sampah dan pagar pembatas yang bolong, namun belum ada direspon," ungkap Hasbulloh, Senin (23/9/2024).

Untuk mengatasi tumpukan sampah liar, sambung Hasbulloh, pihaknya membersihkan sampah bersama pasukan oranye Satpel LH Kecamatan Sawah Besar agar bantaran rel tersebut bersih dan enak dipandang mata.

"Sudah dibersihkan tumpukan sampah liar itu tadi pagi. Ada 20 petugas gabungan PPSU dan pasukan oranye LH menggunakan alat manual," tambah Hasbulloh.

Baca juga: Ke NTB, Jokowi Bersama Fahri Hamzah yang Disebut Hendak ke Golkar

Lanjut Hasbulloh menjelaskan, banyak sampah liar di dalam pagar bantaran rel KAI itu karena pagarnya juga pada bolong-bolong.

Kasatpel LH Kecamatan Sawah Besar, Mulyono menambahkan, pihaknya mengerahkan 4 pasukan oranye dan satu armada truk typer besar ke lokasi.

"Sudah diangkut tumpukan sampah itu dengan satu truk typer besar kemudian dibuang ke Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat tuntas pukul 12.00 wib siang," pungkas.

Tags
PT KAI