WONOSOBO, HELOINDONESIA.COM - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Universitas Sains Al-Qur'an (Unsiq) Wonosobo kembali mengukir prestasi gemilang dengan lolosnya inovasi web katalog Batik Talunombo ke ajang Abdidaya Ormawa 2024 yang akan diselenggarakan di Universitas Udayana, Bali, November mendatang.
Abdidaya Ormawa adalah program apresiasi dari Kemdikbudristek yang menghargai kontribusi organisasi kemahasiswaan, dosen, dan mitra desa dalam pemberdayaan masyarakat.
Kesuksesan tim Unsiq ini menjadi langkah baru dalam upaya mengenalkan warisan budaya Wonosobo terutama batik dan tas anyaman khas Talunombo ke kancah nasional. Desa Talunombo dikenal sebagai pelopor batik pertama di kabupaten berhawa sejuk ini. Keunikan motif dan kualitas batik yang dihasilkan telah menjadikan Batik Talunombo sebagai ikon budaya lokal yang patut dibanggakan.
Baca juga: Gandeng Kemenpora dan DPR RI, USM Gelar Sosialisasi Pemuda Antirokok
Motif-motif khas batik Talunombo terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya Wonosobo, seperti motif carica (pepaya khas Dieng), sindoro sumbing (gunung kembar di Wonosobo), dan motif-motif geometris yang mencerminkan kearifan lokal. Selain batik, desa ini juga terkenal dengan produk tas anyaman yang menambah daya tarik wisata kreatif di daerah tersebut.
Tim PPK Ormawa Unsiq, yang terdiri atas mahasiswa-mahasiswa kreatif dan berdedikasi, telah bekerja keras dalam mengembangkan potensi batik ini melalui inovasi batik dan pemasaran online berbasis web katalog.

Tim pelaksana PPK Ormawa diketuai oleh Ahmad Rizki, mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam Unsiq bersama UKM Kewirausahaan sebagai ormawa pengusung yang telah menginisiasi program ini sejak Januari 2024. Kolaborasi antara tim pelaksana PPK Ormawa dengan perajin lokal telah menghasilkan inovasi yang memukau dalam pengembangan produk dan strategi pemasaran.
Baca juga: Rektor Sebut USM sebagai Kampus Pancasila yang Terapkan Nilai-nilai Pancasila
Menurut Ahmad Rizki, sebagai upaya dari strategi pemasaran digital, Tim PPK Ormawa telah meluncurkan web katalog yang memamerkan berbagai produk Batik Talunombo dan tas anyaman. Katalog ini dapat diakses secara online, memberikan kemudahan bagi calon pembeli dan wisatawan untuk menjelajahi keindahan produk-produk Talunombo. Katalog ini dapat diakses secara online di https://talunombo.unsiq.ac.id/.
''Batik Talunombo tidak hanya berhenti sebagai produk wisata. Kini, batik ini telah menjadi bagian integral dari program pendidikan di beberapa sekolah di Wonosobo melalui kegiatan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kolaborasi ini menunjukkan peran penting Batik Talunombo dalam melestarikan budaya sekaligus mendukung pendidikan karakter,'' kata Ahmad dalam rilisnya Kamis 3 Oktober 2024.
Optimistis
Dengan semangat inovasi dan dedikasi tinggi, kata Ahmad, pihaknya optimistis dapat membawa Batik Talunombo bersinar di panggung nasional melalui Abdidaya 2024. Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya mengangkat nama Desa Talunombo, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan melestarikan warisan budaya Indonesia.
Di bagian lain, Kepala Desa Talunombo Badaruddin menjelaskan, program ini telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Sejak dimulainya program ini, terjadi peningkatan pendapatan rata-rata perajin batik di desa ini Selain itu, program ini juga telah membuka lapangan kerja baru bagi pemuda desa, terutama dalam bidang produksi dan pemasaran digital.
"Kami berharap partisipasi dalam Abdidaya 2024 ini bukan hanya tentang mempromosikan produk, tapi juga tentang berbagi cerita inspiratif bagaimana sebuah desa dapat bangkit melalui kreativitas dan kerja keras," tandas Badaruddin. (Aji)
