Helo Indonesia

Mahasiswa Unnes Merasa Dirinya Produk Gagal Hingga Akhirnya Memilih Bundir di Balik Pintu

Satwiko Rumekso - Nasional -> Peristiwa
Sabtu, 5 Oktober 2024 12:05
    Bagikan  
Very Ivandi Sinaga
Istimewa

Very Ivandi Sinaga - Mahasiswa cerdas, diterima jalur undangan

HELOINDONESIA.COM -Warga Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungjati, Semarang, Jawa Tengah, dibuat geger setelah penemuan jenazah seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada Kamis, 3 Oktober 2024. Mahasiswa berinisial VIS ditemukan tewas di kamar kosnya, dalam keadaan leher terjerat di kusen pintu.

Saat ditemukan, VIS berada dalam posisi tergantung di balik pintu kamar. Penemuan tersebut menimbulkan kehebohan dan video evakuasi korban segera menyebar viral.

Akhirnya 

Baca juga: Kiai Trenggalek Kasus Asusila Santriwati Hingga Melahirkan Ditahan Polisi

VIS dikenal sebagai VIS, mahasiswa Teknik Informatika yang masuk Unnes pada tahun 2022. Ia merupakan mahasiswa berprestasi yang diterima melalui jalur undangan

Namun, berdasarkan beberapa postingan di media sosial, terdapat informasi yang menyebutkan bahwa VIS nekat mengakhiri hidupnya karena terlilit utang dari pinjaman online.

Sebelum meninggal, VIS sempat menulis surat wasiat yang menyentuh. Dalam surat tersebut, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya, meski ia merasa perbuatannya mengecewakan mereka. Berikut adalah kutipan dari surat wasiat yang ditulisnya:

Semoga cocok 

Baca juga: Pelatih Red Sparks Beri Bocoran Strategi Melawan GS Caltex di Empat Besar

"Buat kedua orang tuaku yang kucinta, aneh rasanya bilang cinta tapi malah bikin musibah dan langsung lari bunuh diri. Terima kasih sudah membesarkan aku selama 20 tahun ini, terima kasih atas cinta kalian yang sangat banyak. Maaf karena membalas kasih sayang kalian dengan ini."

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang-orang yang mengasihinya, serta permintaan maaf atas keputusan yang diambil. Dalam surat tersebut, ia mengekspresikan perasaan putus asa dan merasa seperti "produk gagal" yang tidak layak ditangisi.

DISCLAIMER: Artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Bagi pembaca yang mengalami masalah kejiwaan atau memiliki pikiran untuk melakukan percobaan bunuh diri, sangat penting untuk berkonsultasi dengan profesional. Jangan ragu untuk berbicara atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki layanan kesehatan jiwa.