Helo Indonesia

Berikut Kronologi Speedboat Cagub Maluku Utara Terbakar, 6 orang Meninggal Dunia

Minggu, 13 Oktober 2024 11:33
    Bagikan  
Berikut Kronologi Speedboat Cagub Maluku Utara Terbakar, 6 orang Meninggal Dunia
Tangkapan layar Instagram : infomkskom

Speedboat milik Cagub Maluku Utara terbakar di pelabuhan Regional Bobong, 6 orang meninggal dunia, Sabtu (12/10/2024)

HELOINDONESIA.COM - Speedboat yang ditumpangi Calon Gubernur Maluku Utara Benny Laos terbakar di pelabuhan Regional bobong, Pulau Taliabu, Maluku Utara, terbakar, Sabtu (12/10/2024).

Speed boat bernama Bella 72 yang terbakar itu milik calon gubernur Maluku Utara Benny Laos. 

Cagub Maluku Utara meninggal dunia usai speed boat yang ditumpanginya terbakar di Pelabuhan regional bobong. 

Baca juga: Ketua Tim Pemenangan Andika-Hendi Bertemu Ketua PBNU, Bahas Kebijakan dalam Pilkada 2024

Setelah kejadian tersebut, korban langsung di bawa ke RSUD Bobong untuk mendapatkan perawatan intensif, Namun sayang, nyawa dari Cagub Maluku Utara Benny Laos tak dapat tertolong.

Cagub Maluku Utara Benny dinyatakan meninggal dunia karena mengalami Apneu E.C Drowning, Multiple Vulnus Burn Injury dan FR S/tibia Fibula.

"Calon Gubernur (Cagub) Malut telah dinyatakan meninggal dunia pukul 17.20 WIT," ujar Kapolres Pulau Taliabu AKBP Totok Handoyo, Sabtu (12/10/2024). 

Cagub Maluku Utara meninggal dunia bersama lima orang lainnya yang dinyatakan meninggal dunia usai Insiden terbakarnya speedboat yang bernama Bella 72.

Berdasarkan beberapa sumber di media sosial ada 27 orang selamat dalam insiden tersebut dan 6 meninggal dunia. 

Berikut kronologi speedboat milik Cagub Maluku Utara terbakar disadur dari laman kompas

Kabid humas polda malut AKBP Bambang Suharyono mengatakan Kecelakaan Speedboat "Bella 72" Yang dinaiki oleh Cagub Maluku Utara terjadi di pelabuhan Regional Bobong. 

Benny laos dan tim suksesnya hendak pergi ke desa kawalu, kecamatan taliabu barat, kabupaten pulau taliabu, untuk berkampanye. 

Saat pengisian BBM, tiba - tiba Speedboat meledak, dari beberapa rekaman video yang ada di media sosial, api melahap sebagian speedboat hingga speedboat tersebut tenggelam. 

Sejumlah masyarakat yang berada disana membantu mengevakuasi korban. 

Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran tersebut. 

Baca juga: Jateng Juara Umum Peparnas 2024, Pembinaan Atlet Disabilitas Berlanjut

Polda Maluku Utara selanjutnya mengirimkan tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) untuk membantu penyelidikan. Pada Sabtu pukul 20.30, evakuasi dihentikan.

Bangkai kapal ditarik dari bibir pantai dan dipastikan tidak ada korban yang berada di dalam kapal cepat tersebut.

Akibat dari kecelakaan tersebut, 6 meninggal dunia, 10 orang menjalani perawatan di rumah sakit, dan 17 orang selamat.