SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Universitas Semarang (USM) memiliki wadah bagi mahasiswa untuk berwirausaha yaitu Inkubator Bisnis USM yang baru dibentuk pada awal 2024.
Ketua Inkubator Bisnis USM, Citra Andriani Kusumawati SE MM mengungkapkan bahwa tak hanya mahasiswa yang telah memilih usaha, namun juga mahasiswa yang memiliki ide dan niat untuk membuka usaha dapat bergabung di Inkubator Bisnis USM.
"Nanti kita bina, dampingi, dan arahkan bagaimana baiknya. Sebetulnya banyak mahasiswa yang sudah bergabung, dan usahanya juga sudah keren-keren. Tentunya kita membutuhkan kolaborasi dengan pihak-pihak lain,'' kata Citra dalam Talkshow USM Update di Studio Radio USM Jaya, Gedung N USM pada Selasa 24 Desember 2024.
Dia mengatakan, kebanyakan mahasiswa takut untuk berwirausaha karena takut gagal ataupun belum memahami langkah selanjutnya yang harus diambil. Karena itu banyak mahasiswa yang tidak berpikir untuk berwirausaha.
Baca juga: Ricuh, Ketua PWRI Mesuji Minta Ditiadakan Saja Dana Publikasi 2025
Pihaknya juga telah memiliki tempat untuk menjualkan barang-barang atau produk-produk wirausaha dari mahasiswa yaitu CP Mart yang terletak di depan Gedung Fakultas Psikologi USM. Produk-produk yang dijual mulai dari makanan, jasa, dan lain sebagainya.
Citra berpesan agar mahasiswa tidak takut untuk mencoba karena jika wirausaha ditekuni dan diniati maka akan menghasilkan sesuatu yang baik.
"Kita akan arahkan dengan baik, dan mungkin nanti kita ikutkan lomba-lomba wirausaha. Kita akan mendampingi serta menyupport kalau memang mereka ingin berwirausaha dan ada pandangan wirausaha apa. Apalagi nanti juga dibantu IKA USM dengan praktisi-praktisi yang ahli dalam wirausaha,'' ujarnya.
Dalam talkshow yang dipandu Penyiar Radio USM Jaya, Elsa Safira itu juga turut hadir narasumber Ketua Harian Ikatan Alumni (IKA) USM, Muhammad Arif Surana SH Psi MM.
Menurutnya, peran Inkubator Bisnis USM bagus dalam mendukung pengembangan wirausaha mahasiswa.
"Kami sebagai IKA akan support dan membantu dalam hal pendampingan dan konsultasi. Selain dari Inkubator Bisnisnya, tapi alumni-alumni punya peran penting yang sudah memiliki bisnis, kita akan sharing dan memberikan informasi bagaimana pengembangannya dan lain sebagainya, tak hanya secara praktis, tapi juga secara real di lapangan,'' tandasnya.
Baca juga: Momen Natal di Keuskupan Agung Semarang, Mbak Ita Pamit dengan Berlinang Air Mata
Dia mengungkapkan hal yang sama dengan Citra bahwa mahasiswa tidak mau mencoba dan hanya sebatas ingin saja atau biasanya mahasiswa masih setengah-setengah atau masih dalam gambaran.
"Gambaran ini perlu kita perluas atau persempit lagi, kira-kira mahasiswa ini tujuannya mau kemana. Kita nanti akan membantu dalam persiapannya, teknis, perancangan, finansial seperti apa, promosi, dan lain-lain. Hal ini agar mahasiswa bisa tepat. Kalau yang sudah punya usaha, kita juga akan bantu terkait kesulitan yang dihadapi dan lain sebagainya,''katanya.
Menurut laki-laki yang akrab disapa Erik itu, jika mahasiswa yang berwirausaha bertemu dalam satu wadah yang tepat, maka akan menimbulkan suatu kolaborasi positif yang sama-sama menguntungkan satu sama lain. (Aji)
