Helo Indonesia

Disporapar Gandeng Pamdi Kendal Gelar Sarasehan dan Penggalangan Donasi Korban Bencana

Senin, 27 Januari 2025 08:10
    Bagikan  
Disporapar Gandeng Pamdi Kendal Gelar Sarasehan dan Penggalangan Donasi Korban Bencana

Sarasehan untuk penggalangan dana bagi warga terdampak bencana yang digelar Disporapar dan Pamdi Kendal. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (Pamdi) Kabupaten Kendal berkolaborasi dengan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal menggelar sarasehan dan penggalangan donasi bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Kendal, Minggu 26 Januari 2025.

Kegiatan yang sengaja digelar di Daya Tarik Wisata (DTW) Curugsewu Patean ini mengambil tema Berkolaborasi untuk Pariwisata Berdikari. Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Kendal Terpilih, Dyah Kartika Permanasari didampingi suami, Murdoko, Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid, Ketua Pamdi Kendal, Bambang Dwiyono serta para musisi dan artis dangdut di Kabupaten Kendal.

Baca juga: Laga Pra Musim Sukses, Pemain dan Pemilik Klub Puji Pelaksanaan Liga U 17 Jakarta

Bupati Terpilih, Dyah Kartika Permanasari yang akrab disapa Mbak Tika mengapresiasi kegiatan saresehan ini. Terlebih kegiatan ini dilaksanakan di DTW Curugsewu yang merupakan salah satu pariwisata yang dimiliki Pemkab Kendal.

'Ini menjadi salah satu langkah dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Kendal yang akan berdampak dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kendal," katanya.

Mbak Tika menyatakan, peningkatan dan pengembangan daya tarik wisata di Kabupaten Kendal menjadi salah satu visi misi dirinya dalam memimpin Kabupaten Kendal kedepan.

"Pariwisata ini kalau kita tidak menambah fasilitas-fasilitas, tidak menambah kreativitas untuk menjadikan daya tarik otomatis bisa kalah dengan destinasi wisata di daerah lainnya," ujar Mbak Tika.

Melalui sarasehan dengan Pamdi Kendal ini nantinya menjadi masukan untuk Pemkab Kendal dalam mengembangkan bakat dari para musisi yang ada di Kendal.

"Kita juga berkewajiban mendorong para musisi lokal kita. Kami kedepannya apabila ada event-event InsyaAllah akan melibatkan musisi dan pelaku seni di Kabupaten Kendal. Kita akan berusaha merangkul mereka terutama juga untuk memprimosikan destinasi wisata di Kendal," ungkapnya.
Hal Positif
Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid menerangkan, kolaborasi ini merupakan hal positif dalam mendongkrak kunjungan wisatawan di Kabupaten Kendal.

"Paling tidak dengan adanya kolaborasi ini istilahnya ada atraksi tambahan yang bisa menarik wisatawan ke Kabupaten Kendal. Terutama di DTW yang dikelola Pemkab Kendal," kata Kepala Disporapar Kendal.

Ketua Pamdi Kendal, Bambang Dwiyono menilai dengan adanya event-event termasuk event dangdut ini bisa menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung untuk mwngunjungi daya tarik wisata di Kabupaten Kendal.

"Curugsewu ini kan menjadi salah satu andalan DTW milik Pemkab. Sehingga kami berfikir kalau tidak ada atraksi kesenian atau lainnya peminat untuk berwisata itu apa yang dicari. Tidak hanya Pamdi saja, kita juga akan berkembang ke seni-seni lain," ujar Bambang Dwiyono.

Selain itu, melalui event-event kesenian nantinya juga akan melahirkan bibit-bibit baru yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Kenda ke tingkat nasional hingga internasional.(Anik)