Helo Indonesia

Hingga Malam Ini, Malahayati Masih Mencekam, Kedua Kubu Tetap Berusaha Kuasai Kampus

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Senin, 7 April 2025 21:16
    Bagikan  
Hingga Malam Ini, Malahayati Masih Mencekam, Kedua Kubu Tetap Berusaha Kuasai Kampus

Suasana masih mencekam di Universitas Malahayati (Foto HBM/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Hingga malam ini, Senin (7/4/2025), pukul 20.45 WIB, suasana Universitas Malahayati masih mencegam seakan situasinya "siaga satu". Kedua massa suami-isteri pendiri universitas tersebut masih saling berhadapan.

Aparat kepolisian juga siaga mencegah terjadinya gesekan antara kedua kubu Rusli Bintang versus Rosnati Syech. Sejak siang, kedua kubu nyaris bentrok. Beruntung, aparat kepolisian mampu menjaga agar tak terjadi gesekan.

Kubu Rusli Bintang yang mengatasnamakan massa peduli kampus mengawal rencana pengukuhan Achmar Farich untuk menggantikan M Kadafi sebagai rektor Malahayati yang definitif pascapemberhentian M Kadafi.

Namun, kubu Rosnati Syech yang diperkuat mahasiswa siaga mencegah masuknya massa Rusli Bintang ke gedung utama untuk pengukuhan Achmar Farich. Dia bersikukuh M Kadafi masih sah sebagai rektor Malahayati.

Hingga berita ini diturunkan, situasi belum berubah, tetap mencekam dan "siaga satu". Personel keamanan kampus membentuk pagar manusia di jalan menuju gedung utama.

Aparat kepolisian dalam jumlah yang seimbang dengan massa siaga di antara kedua kubu. Menurut sumber Helo Indonesia, pihak Rusli Bintang semakin yakin pihaknya yang paling legal.

Isteri tertua Rusli Bintang, yakni Rosnati Syech bertahan agar putranya, M Kadafi tetap menjadi rektor dan anak-anaknya yang lain sebagai pengurus yayasan. Hingga malam ini, kedua suami isteri masih dead lock.

Muhammad Kadafi sebagai rektor Universitas Malahayati untuk periode 2018-2022. Anggota DPR RI ini telah menjabat rektor sejak 2010. Yayasan dikuasai tiga saudaranya: Ruslan Junaedi, Elli Suara, Maidayani.

Sejak awal Februari lalu, Rusli Bintang telah mengeluarkan surat penegasan bahwa Dr. Achmad Farich, d, MM sebagai rektor Universitas Malahayati Lampung dan Ir. H. Musa Bintang, MM sebagai ketua umum Yayasan Altek Bandarlampung.

Mahasiswa yang mencegat massa Rusli Bintang menolak negosiasi. "Tidak ada negosiasi di luar pengadilan, jangan di kampus," tandas seorang mahasiswa berulang kali sambil memegang gerbang masuk.

Mereka meneriaki seseorang yang berusaha negosiasi agar massa Rusli Bintang bisa masuk. Mahasiswa makin garang. Mereka bernyanyi untuk membangkitkan semangat perjuangannya adalah menegakan kebenaran.

Pantauan Helo Indonesia, hingga malam ini, kampus masih belum kondusif. Massa masih bergerombolan. Pihak keamanan kampus masih membentuk pagar manusia di jalan menuju gedung utama kamus. (HBM)