LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Wakil Bupati Tulangbawang Hankam Hasan dan seorang pedagang ikan Pasar Unit 2 Banjaragung bernama Nirwansyah akhirnya berpelukan dan saling minta maaf setelah sebelumnya terlibat perseteruan yang akhirnya viral di media sosial.
Keduanya ternyata masih kerabat (sekelik ikam), satu keturunan dari Pagar Dewa. "Saya minta maaf kepada masyarakat Tulangbawang, satu keturunan dengan wakil bupati, jangan diviralnya, darah daging saya," ujar Nirwansyah.
Hankam Hasan juga minta maaf. Dirinya mengaku tidak bisa merangkai kata yang indah-indah yang halus-halus sehingga menyenangkan semua pihak, hanya tamatan SMA. "Saya minta maaf viralnya siap ngelawan siap ngelawan," ujarnya.
"Insya Alloh kita ubah jadi "Siap maju siap mundur," kata Hankam Hasan pada acara syukuran dan halal bihalal bersama relawan Qudrotul-Hankam (Qodham) di Lapangan Pemda Tulangbawang, Kamis (24/4/2025).
Sebelumnya, Senin (21/4/2025), Hankam Hasan dan Nirwansyah terlibat perang mulut bahkan nyaris adu jotos gara-gara sang pedagang tak mau menggeser lapak jualannya yang sedang ditertibkan Pemkab Tulangbawang.
Dengan nada tinggi, Hankam Hasan mengatakan,"Ngelawan mak nyok-nyok, siap melawan dan siap dilawan!"
Hankam Hasan dan rombongan telah mensosialisasikan akan ada penerbitan pedagang agar para pedagang dan pengunjung nyaman dan pasar terbesar kabupaten tersebut bisa rapih masuk ke dalam Pasar Modern.
"Geser ini, geser, tolong geser, saya nggak mau tau urusan, pokoknya ini geser, ini punya pemerintah, kamu orang nggak punya ngebangun di sini, pemerintah ngebangun di sini," perintah Hankam Hasan.
Namun, sang pedagang tak mau menggeser kendaraannya alasan belum siap tempat yang baru. Pedagang berjaket dan penutup kepala berusaha menunjukkan surat izin berdagangnya. Dia membuka lapak di tempat fasilitas umum.
Saling bertahan, keduanya terlibat debat dengan nada tinggi dan nyaris adu jotos. Beberapa pedagang lainnya juga kecewa diminta bergeser. Salah satunya menggeser mobil dengan lebih dulu menggeber gasnya. (HBM)
