Helo Indonesia

Kecelakaan Tragis di Purworejo yang Tewaskan 11 Orang, Polda Jateng Beri Pendampingan pada Korban

Kamis, 8 Mei 2025 16:45
    Bagikan  
Kecelakaan Tragis di Purworejo yang Tewaskan 11 Orang, Polda Jateng Beri Pendampingan pada Korban
Truk tron

Truk tronton yang terguling setelah menabrak angkudes yang membawa rombongan pelayat. Foto: polres pwj

PURWOREJO, HELOINDONESIA.COM -  Kecelakaan tragis yang menewaskan 11 orang di Dusun Sorogenen, Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah Rabu pagi 7 Mei 2025 menyisakan duka dan trauma.

Peristiwa berawal ketika sebuah truk tronton pengangkut pasir bernopol B-9970-BYZ menerjang angkudes yang mengangkut rombongan takziah warga Kelurahan Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

Baca juga: FSM Undip - National University of Singapore Gelar Summer Program di Karimunjawa

Rombongan warga ini akan takziah KH Barzakki, pemilik Pondok Pesantren Al Huda Desa Penungkulan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo.

“Korban meninggal di lokasi 10 orang, lalu bertambah satu yang meninggal di rumah sakit. Sedangkan tujuh orang mengalami luka-luka. Semua korban meninggal dan luka saat ini dirawat di RSUD Tjitrowardojo, RSUD Tjokronegoro dan RSI Loano,” kata Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano di lokasi kejadian.

Sementara itu, Polda Jateng melakukan mendampingi dan memberikan konseling terhadap para korban selamat maupun keluarga korban yang meninggal sebagai dampak kecelakaan maut tersebut.

Selain sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap korban, hal ini merupakan upaya Polri memberikan dukungan moril dan memulihkan kesehatan mental para korban.

Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman menyampaikan hal tersebut usai menjenguk para korban selamat dari peristiwa tersebut di Rumah Sakit Islam Purworejo dan Rumah Sakit dr Tjitrowardojo pada Rabu sore.

“Kepolisian akan mendampingi seluruh korban yang menjalani perawatan. Satu polisi mendampingi satu korban. Selain itu Polres Magelang juga akan menerjunkan personel ke rumah duka untuk mendampingi keluarga korban yang meninggal,” ujarnya.

Baca juga: Usai Sandang Predikat Unggul di Tingkat Institusi, Rektor USM Konsen ke Akreditasi Prodi

Wakapolda juga menyebut petugas masih melakukan penyelidikan dan meneruskan upaya evakuasi bangkai kendaraan di lokasi kejadian. Hal ini perlu upaya ekstra dan kehati-hatian mengingat kondisi medan adalah jalan menurun dan sempat diguyur hujan.

Saat ini kepolisian telah berhasil mengidentifikasi seluruh korban baik luka maupun tewas dari peristiwa memilukan tersebut.


Berikut daftar 11 korban meninggal dunia, semuanya berasal dari Kabupaten Magelang:

1. Aulia Anggi Praktiwi (26) – Dusun Ngadiretno, Tamanagung, Muntilan
2. Divya Kreswinannda (25) – Mertoyudan, Mantenan
3. Isna Hayati (27) – Mendut, Mungkid
4. Naely Nur Sadiyah (23) – Jenis Srambianak, Mungkid
5. Finna Mukarromah (28) – Rambeanak, Mungkid
6. Nely Suroya – Gamol, Paremono, Mungkid
7. Melani Septiani (26) – Ambartawang, Mungkid
8. Edy Sunaryo (71) – Ngrajeg, Mungkid (diduga sopir angkot)
9. Naqi Umi Rohmah (27) – Sarangan, Rambeanak, Mungkid
10. Siti Khur Fatonah (27) – Giritengah, Borobudur
11. Hesti Nurngaini Rahayu (24) – Jowahan, Wanurejo, Borobudur
(Aji)