REMBANG, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 95 peserta mengikuti tes tertulis dalam rangkaian Pemilihan Duta Literasi Kabupaten Rembang 2025, yang digelar Jumat 20 Juni 2025 di Perpustakaan Daerah (Perpusda).
Para peserta tersebut sebelumnya dinyatakan lolos seleksi administrasi dari total 98 pendaftar.
Jumlah pendaftar tahun ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatatkan 76 peserta.
Baca juga: Keluarga Curhat ke Gubernur Luthfi, Berharap Para Korban TPPO Bisa Pulang
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan, menjelaskan bahwa peserta harus menyelesaikan 100 soal pilihan ganda dalam waktu 90 menit.
“Materi tes meliputi teori-teori literasi, peraturan perundangan, teori perbukuan, hingga pengetahuan tentang Kabupaten Rembang,” jelas Sholchan di sela kegiatan.
Ia menambahkan, pihaknya telah menginformasikan materi yang perlu dipelajari sejak awal, agar peserta benar-benar siap, tidak hanya secara akademis, tetapi juga memahami aspek lokal. Diharapkan, Duta Literasi terpilih mampu mempromosikan budaya baca sekaligus mengenalkan potensi daerah.
Termotivasi
Salah satu peserta, Wahyu Trisna Augischa, mengaku termotivasi mengikuti ajang ini karena sejak kecil gemar membaca dan menulis. Mahasiswi tersebut telah menghasilkan karya berupa puisi, novel, dan berbagai tulisan lainnya sejak duduk di bangku SMP.
“Di era digital seperti sekarang, banyak anak-anak yang lebih tertarik dengan media sosial. Minat membaca makin berkurang. Saya ingin menjadi agen perubahan dan mempromosikan budaya literasi kepada anak-anak,” ujarnya.
Baca juga: Jaga Kesehatan Kala Usia Senja, Kunci Kemandirian dan Kualitas Hidup Lebih Baik
Sebagai bentuk persiapan, Gisca—sapaan akrabnya—mempelajari soal-soal SKD PPPK dan CPNS untuk materi pengetahuan umum, serta materi kuliah terkait perpustakaan dan literasi.
Dari 95 peserta yang mengikuti tes tertulis, enam orang dengan nilai tertinggi akan melaju ke babak Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2025. (Aji)
