Helo Indonesia

20 Ibu Kebonharjo Kendal Dilatih Budidaya Lele oleh Relawan Rumah Inspirasi Zakat

Sabtu, 9 Agustus 2025 07:14
    Bagikan  
20 Ibu Kebonharjo Kendal Dilatih Budidaya Lele oleh Relawan Rumah Inspirasi Zakat

Para ibu dari Desa Kebonharjo berpose saat mendapatkan pelatihan budidaya lele dengan media galon. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 20 ibu-ibu binaan Relawan Inspirasi Rumah Zakat Desa Kebonharjo, Kabupaten Kendal, mengikuti pelatihan budidaya lele dengan memanfaatkan galon bekas, Jumat 8 Agustus 2025.

Koordinator Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Siti Munawaroh menuturkan, pelatihan ini menjadi salah satu upaya peningkatan gizi dan ekonomi keluarga, dimana dalam pelatihan ini ibu-ibu diberikan materi budidaya lele yang dpelihara dalam galon bekas.

"Kami melihat banyak galon bekas air mineral yang tidak terpakai di masing masing rumah. Daripada menumpuk tidak terpakai maka kami coba sebagai media pemeliharaan ikan lele," tutur Siti Munawaroh.

Baca juga: Undip dan Warga Gedawang Optimalkan Urban Farming Berbasis Keluarga

Ia berharap, program budi daya lele ini nantinya dapat berkelanjutan sehingga dapat menciptakan ibu-ibu yang berdaya, agar memiliki kemandirian ekonomi, meningkatkan kualitas diri, serta berkontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat.

"Ini masih masa percobaan. Semoga program ini bisa terus berkelanjutan. Tambah Siti Munawaroh.

Pelatihan ini terselenggara karena adanya Kemitraan antara Relawan Inspirasi Rumah Zakat dengan Yayasan Kendal Berdaya Indonesia.

Tiga Hal

Dalam kesempatan tersebut Yayasan Kendal Berdaya Indonesia sebagai mitra mendatangkan narasumber, Sunarmi yang memaparkan materi terkait tiga hal seperti kerapatan ikan, pakan dan kebersihan air saat memelihara ikan lele dalam media galon.

"Pengalaman kami dalam memelihara lele harus sering sering diamati. Kalau lele sudah besar, maka jumlah ikan harus dikurangi. Sedangkan pakan harus disesuaikan dengan kondisi ukuran dan takarannya. Harus sering di cek .kalau banyak sisa pakan mengambang maka harus dikurangi. Selain itu juga kebersihan air dikontrol maksimal sepekan sekali air diganti," terang Sunami.

Baca juga: Siswa MAN 1 Kota Semarang Ciptakan Paving Ramah Lingkungan

Sementara itu salah satu peserta Siti Safa'atun menyampaikan kegiatan ini sangat memberikan manfaat yang positif untuk dirinya dan warga lainnya. Ia juga menyatakan merasa tertantang untuk mempraktikannya dengan memelihara lele dalam galon.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat. Sekaligus menantang saya agar berhasil. Kalau berhasil, lumayan buat lauk keluarga. Lebihnya bisa dijual ," terang Siti Safa'atun.(Anik)