Helo Indonesia

200 Guru SD–SMP Bandarlampung Dilatih Jadi Humas Digital

Rabu, 20 Agustus 2025 21:43
    Bagikan  
200 Guru SD–SMP Bandarlampung Dilatih Jadi Humas Digital

pelatihan kehumasan untuk 200 guru SD dan SMP se-Lampung

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -----Sebanyak 200 guru SD dan SMP se-Kota Bandarlampung mengikuti Pelatihan Kehumasan Tenaga Kependidikan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandarlampung. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Akar Hotel & Resort Lampung, Jalan Wolter Monginsidi Nomor 175, Gulak Galik, Telukbetung Utara, Rabu (20/8/2025).

Empat narasumber terbaik dihadirkan PWI Lampung. Mereka adalah:

Dr. Iskandar Zulkarnain (IKZ), Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung, juga tokoh pers nasional yang kini menjabat Dewan Redaksi Media Group dan salah satu Ahli Pers Dewan Pers. Ia tercatat sebagai doktor jurnalistik pertama di Lampung.

Nizwar, mantan Pemred Radar Lampung, kini Pemred Waktu Lampung Online sekaligus anggota Komisi Kompetensi PWI Pusat.

Munizar, Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Lampung.

Syahroni Yusuf, fotografer senior, eks jurnalis foto Radar Lampung, kini dipercaya sebagai Seksi Wartawan Kerja Sama PWI Lampung.


Pesan Wira: Guru Jangan Kalah dari Murid

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, dalam sambutannya menegaskan pelatihan ini merupakan kelanjutan dari program serupa dua tahun lalu yang ditujukan bagi aparatur 120 kelurahan se-Bandarlampung.

Menurutnya, pelatihan kehumasan penting bagi guru karena perkembangan teknologi digital menuntut tenaga pendidik untuk melek informasi dan komunikasi publik.

“Jangan sampai guru kalah dari muridnya. Anak SMP sekarang sudah sangat aktif membuat konten positif di media sosial. Guru harus bisa lebih dulu memahami, sekaligus mengarahkan agar media sosial digunakan ke hal-hal bermanfaat,” tegas Wira.

Ia mengingatkan, banyak kasus negatif di dunia pendidikan berawal dari media sosial, termasuk tawuran pelajar. Karena itu, guru harus mampu membimbing siswanya agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi digital.

Wira juga mengapresiasi dukungan Pemkot Bandarlampung yang memfasilitasi kegiatan ini secara gratis. “Kalau biasanya guru harus membayar untuk pelatihan ber-sertifikat, kali ini ditanggung Pemkot. Ini bukti komitmen pemerintah mendukung peningkatan kapasitas tenaga pendidik,” ujarnya.

Pesan Sekda: Bangun Citra Positif Sekolah

Walikota Bandarlampung Eva Dwiana yang diwakili Sekretaris Daerah Kota, Iwan Gunawan, menjelaskan alasan pelatihan ini digelar. Menurutnya, pendidikan harus mampu beradaptasi dengan era globalisasi dan reformasi yang ditandai perubahan cepat di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Tenaga kependidikan tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif dan akademik. Mereka juga harus mampu menjadi representasi lembaga pendidikan di mata masyarakat,” kata Iwan.

Ia menegaskan, kehumasan bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga membangun citra, kepercayaan, serta komunikasi yang efektif antara sekolah dan publik.

“Serap ilmu sebanyak mungkin, kembangkan kemampuan komunikasi, dan terapkan dalam lingkungan kerja masing-masing. Jadilah pendidik yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga komunikatif serta adaptif terhadap perkembangan zaman,” pesan Iwan menyampaikan arahan Walikota Eva.

Antusias Peserta

Pelatihan berlangsung interaktif dan penuh insight. Para guru mengaku mendapat banyak bekal praktis, mulai dari teknik menulis, fotografi, hingga strategi membangun citra sekolah di era digital.

Sebagai catatan, PWI Lampung dikenal sebagai salah satu organisasi pers daerah terbaik di Indonesia. Lembaga ini juga menjadi penggagas lahirnya Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) yang kini menjadi program resmi PWI pusat. (Muzzamil)