KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Data Penyuluhan pada Dinas Sosial, Ria Listianasari menggagas program inovasi Kota Pena Kencana (Kolaborasi Pentahelix dalam Penyaluran Bantuan Korban Bencana).
Program ini digagas untuk mempermudah sekaligus menata alur distribusi bantuan bagi korban bencana alam agar lebih terkoordinir satu pintu sehingga penyalurannya lebih maksimal.
Baca juga: TPI Jomblom Margorejo Kendal Sepi Lantaran Akses Jalan Rusak
Kabid Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Data Penyuluhan, Ria Listianasari yang akrab disapa Ana menuturkan, melalui program Kota Pena Kencana, semua penyaluran bantuan bisa terdata sehingga tepat sasaran dan lebih terkontrol karena melibatkan berbagai pentahelix seperti BPBD, PMI, Baznas, Lazisnu, Lazizmu, Disperkim dan lainnya.
"Jadi dengan kolaborasi dan sinergi ini nanti bantuannya jadi tidak sama dan bisa bermacam-macam. Bisa saling melengkapi tetapi penyalurannya bersama-sama," terangnya.
Kepala Dinas Sosial, Muntoha mengakui, sejauh ini penanganan pasca bencana yakni penyaluran bantuan bagi korban bencana di Kendal dinilai belum maksimal. Bahkan, bantuan yang diterimakan oleh penerima manfaat terkesan berjalan sendiri-sendiri sehingga kemanfaatannya kurang.
"Ini adalah inovasi yang sangat luar biasa. Melalui inovasi ini nantinya tidak ada lagi duplikasi jenis bantuan sehingga dapat meningkatkan kemanfaatannya," bebernya.
Baca juga: FTP USM Gelar Kuliah Tamu Bersama Prof Morais tentang Inovasi Pengelolaan Limbah Pangan
Sementara, Bupati Kendal, Dyah Karika Permanasari menyambut baik dan mengapresiasi inovasi Kota Pena Kencana tersebut. Menurutnya, inovasi ini dapat meningkatkan penyaluran bantuan bagi korban bencana.
"Dengan kolaborasi dan sinergitas ini bisa memberikan manfaat yang banyak dan tepat sasaran," harapnya.(Anik)
