LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Brigjen Pol Helfi Assegaf telah menerima tongkat komando lewat serah terima jabatan (sertijab) dari Irjen Pol. Helmy Santika sebagai kapolda Lampung di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025)
Sertijab dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Keduanya telah menerima Surat Telegram Kapolri, ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September dan ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025.

Dia sepertinya pas memimpin Polda Lampung. Provinsi yang tengah mengejar produktivitas pangan. Gubenur Rahmad Mirzan Djausal ingin mandiri dan berdaulat pangan. Tahun 2025, produksi padi daerah ini diperkirakan 3,5 juta ton, surplus 800 ribu ton beras.
"Dengan posisi produksi seperti itu, Lampung peringkat kelima nasional," ujar Gubernur Mirza. Belum lagi, jagung 3 juta ton per tahun yang menempatkan daerah ini produsen ketiga nasional. Budi data ayam dan kambing, Lampung peringkat kedua di Indonesia.
Panen Raya Ketahanan Pangan TNI AL 2025" di Prokimal, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, Rabu (29/10/2025), merupakan harapan Lampung jadi lumbung pangan nasional.
Jebolan Akpol 1992 dikenal sebagai pemburu mafia pangan. Dia pernah membongkar kecurangan distribusi minyak makan dan mengamanan distribusi beras. Baginya, penegakan hukum tak hanya menangkap pelaku, tapi juga menjaga perut rakyat.
Irjen Pol Helfi Assegaf pernah mengikuti pendidikan investigasi di AS dan Belanda, dan Thailand. Berpengalaman di bidang reserse, jenderal bintang 2 kelahiran Blitar, Jawa Timur, 22 April 1970 ini memiliki segudang pengalaman dalam hal investigasi.
Dia tercatat pernah mengikuti pendidikan spesialisasi Perwira Khusus Reserse Pusdik Reskrim Polri, pendidikan Management Investigation DOJ USA, Financial Investigation Apeldoorn di Belanda. Kemudian, Complex Financial Investigation di Ilea Thailand termasuk Money Laundring Investigation dan pendidikan Trainer for Money Laundring Investigation di JCLEC.
Selama mengabdi di Korps Bhayangkara, Helfi banyak menduduki jabatan strategis di institusi Polri. Awalnya, dia dipercaya sebagai Pamapta Polres Metro Bekasi, kemudian Kanit IV Sat Intelpam Res Metro Bekasi, Kanit Jatanras Sat Reskrim Metro Bekasi.
Selanjutnya, Kapolsek Bantar Gebang, Wakasat Reskrim Res Metro Bekasi, hingga Kasat Reskrim Res Metro Bekasi. Lama bertugas di Bekasi, Helfi mendapat tugas baru menjadi Kapolsek Ciputat Polres Metro Jakarta Selatan, kemudian dimutasi menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Depok.
Dari situ, Helfi dipindah menjadi Kapusdalops Polres Metro Tangerang kemudian Kapolsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang. Sempat bertugas menjadi Kasat Narkoba Wiltabes Makassar Polda Sulsel, Helfi kemudian dipercaya menjadi Kasat 2 Eksus Ditreskrim Polda Kalsel dan Kasat 1 Pidum Ditreskrim Polda Kalsel hingga diangkat menjadi Kapolres Balangan Polda Kalsel.
Dari Kalsel, Helfi dipercaya menduduki jabatan sebagai Kabid Humas Polda Sumut, kemudian Karorena Polda Kalbar. L Dia selanjutnya ditarik ke Mabes Polri dan ditunjuk menjadi Kasubdit II Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri.
Helfi kemudian diangkat menjadi Penyidik Utama Tk I Biro Wassidik Bareskrim Polri. Kariernya semakin moncer, Helfi kemudian menduduki jabatan Wadir Dittipideksus Bareskrim Polri, kemudian Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri hingga menjabat Dirtipideksus Bareskrim Polri.
Selamat bertugas, tabik (HBM)
