LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung menghelat Mancakrida HIPMI Lampung 2025 bertema "Strength In" di Wira Garden Bandarlampung, pagi hingga ditutup Malam Keakraban, Sabtu (1/11/2025).
Rangkaian agenda mulai dari pelatihan kepemimpinan dan pengembangan diri melalui pelatihan intensif oleh tim dari Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 8 Teluk Ratai TNI AL, hingga pendalaman pengenalan antar individu pengurus HIPMI Lampung dinahkodai Gilang Ramadhan.
Tim Puslatpurmar 8 yang berpengalaman dalam pengembangan kepemimpinan dan manajemen konflik, mentransfer wawasan ragam tema relevan bagi pengusaha muda.
Meliputi, materi kepemimpinan di mana peserta diberikan wawasan bagaimana menjadi seorang pemimpin yang tidak hanya visioner, tetapi juga dapat menginspirasi tim untuk mencapai tujuan bersama.
Lalu, soal manajemen konflik. Dengan kian kompleksnya dinamika usaha, keterampilan mengelola konflik jadi sangat penting. Para peserta dilatih menemukenali sumber konflik dan serbaneka cara efektif menyelesaikan perbedaan yang timbul dalam organisasi.
Juga, soal komunikasi efektif. Dalam dunia bisnis, kemampuan komunikasi dengan jelas dan efektif sangatlah krusial. Pelatih beri teknik dan strategi komunikasi multipihak, dalam konteks formal maupun informal.
Berikut, terkait team building, pelatih juga melegasi, tim solid ialah kunci sukses dalam dunia bisnis. Dari itu, melalui berbagai gims dan simulasi, mereka melatih peserta untuk perkuat kerja sama tim dan menciptakan lingkungan yang dukung sukses bersama.
Serta, soal pengambilan keputusan. Ambil keputusan tepat di situasi penuh tekanan ini salah satu tantangan utama pengusaha. Peserta dilatih asah kemampuan buat keputusan cepat nun tepat dengan menimbang ragam faktor yang ada.
Ketua HIPMI Lampung, Gilang Ramadhan, pidatonya bilang Mancakrida Lampung 2025 ini bertujuan memperkuat solidaritas dan meningkatkan kualitas kepemimpinan di kalangan pengusaha muda di Lampung.
Mengusung tema 'Strength In', HIPMI sini ingin menegaskan, kekuatan berwirausaha terletak pada kebersamaan, kolaborasi, juga kemampuan setiap individu di dalam mengambil peran penting dalam tim.
"Pelatihan dirancang untuk beri bekal praktis pada peserta dalam hadapi tantangan dunia usaha. Sebagai pengusaha muda, kita harus selalu siap hadapi tantangan, cepat dalam respons perubahan. Kami harap pelatihan dapat bekali mereka dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk jadi pemimpin yang efektif dan mampu mengelola tim secara optimal," sebut Gilang impresif.
Adapun, Mancakrida yang ditutup suasana hangat Malam Keakraban guna lebih pererat ikatan batin antar peserta, lebih mengenal satu sama lain, diselimuti harapan satu sama lain dapat terus berkolaborasi dalam pengembangan usaha di masa depan.
Pengingat, Mancakrida dari 'manca' (luar) dan 'krida' (tindakan), berarti "permainan luar ruangan" ini; padanan kata 'outbound'
(pembelajaran terorganisasi di alam terbuka, guna mengembangkan karakter diri peserta lewat pengalaman menantang alam terbuka; meningkatkan keterampilan kerja sama tim, kepemimpinan, ketangkasan, kepercayaan diri; bangun kekompakan, kebersamaan, gotong royong antar peserta, meningkatkan motivasi (sarana penambah wawasan dan kreativitas lewat pengalaman berpetualang).
Lazimnya, cakupan aktivitas mancakrida ini misal lomba memasak (contest of cooking), rubah terbang (flying fox), berkemah (hiking), daki gunung (mountain climbing), permainan tim misal paintball gaming, arung jeram (rafting), panjat tebing (rock climbing), pelatihan bertahan hidup (survival training), dan berburu harta karun (treasure hunting).
"Mancakrida HIPMI Lampung kami harap beri nilai tambah bagi pengusaha muda," pungkas Gilang. (Muzzamil)
