Helo Indonesia

Mahasiswa UNSOED KKN di Wadaslintang Wonosobo, Ini Pesan Bupati

Kamis, 8 Januari 2026 21:28
    Bagikan  
Mahasiswa UNSOED KKN di Wadaslintang Wonosobo, Ini Pesan Bupati

SUASANA: Suasana penyambutan mahasiswa UNSOED yang melakukan KKN di Kabupaten Wonsobo. Foto: Dimas

WONOSOBO, HELOINDONESIA.COM -Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, menerima secara resmi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat di Kabupaten Wonosobo. Kegiatan penerimaan berlangsung di Aula Kantor BAPPEDA Kabupaten Wonosobo, Rabu 7 Januari 2025.

‎Pada tahun ini, total mahasiswa KKN UNSOED berjumlah 1.115 mahasiswa yang tersebar di sejumlah wilayah. Khusus di Kabupaten Wonosobo, sebanyak 181 mahasiswa dari 11 fakultas akan melaksanakan KKN di wilayah Kecamatan Wadaslintang, yang tersebar di 17 desa/kelurahan.

‎KKN Unsoed tahun 2025 mengusung tema “UNSOED Merakyat dan UNSOED Berdampak” sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan ekonomi kerakyatan serta pembangunan berbasis potensi lokal.

‎Bupati Afif Nurhidayat menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN UNSOED di Wonosobo. ‎Ia menilai KKN menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah, khususnya di desa.

Terbantu

‎“Pemerintah Kabupaten Wonosobo sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN. Saya titipkan beberapa isu besar yang bisa menjadi perhatian, seperti pengembangan pariwisata, pertanian, serta optimalisasi potensi desa agar dapat memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Afif.

‎Selain itu, Bupati Afif juga menitipkan pesan agar mahasiswa KKN dapat berperan sebagai motivator bagi anak-anak dan pelajar di Kecamatan Wadaslintang, untuk menumbuhkan semangat melanjutkan pendidikan hingga jenjang SMA/SMK bahkan perguruan tinggi.

‎“Adik-adik mahasiswa bisa menjadi contoh dan inspirasi, bahwa pendidikan adalah jalan untuk memperbaiki masa depan. Kehadiran kalian di desa diharapkan mampu memotivasi generasi muda untuk terus belajar dan bercita-cita tinggi,” tambahnya.

‎Pada kesempatan tersebut, turut dipaparkan arah pembangunan kepariwisataan Kabupaten Wonosobo yang disampaikan oleh Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Hapipi SKom, didampingi Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama, Dimas D Pradikta, S.E.

‎Hapipi menjelaskan dasar regulasi pembangunan kepariwisataan mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten, serta memperkenalkan program unggulan 5 Dieng Baru yang digagas oleh Bupati Wonosobo. Kawasan Wadaslintang menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam program strategis tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo siap berkolaborasi dan mendampingi mahasiswa KKN UNSOED bersama pemerintah desa dalam menggali potensi wilayah serta menyusun masterplan pembangunan desa dan program kerja kepariwisataan ke depan.

Kolaborasi

‎“Dengan adanya mahasiswa KKN, kami siap melakukan pendampingan dan kolaborasi, baik kepada mahasiswa maupun pemerintah desa, khususnya dalam penyusunan masterplan desa wisata dan perumusan program kerja. Harapannya, potensi yang ada dapat tergarap lebih optimal dan berkelanjutan,” jelas Hapipi.

‎Lebih lanjut disampaikan, hingga saat ini dari total 17 desa/kelurahan di Kecamatan Wadaslintang, baru 4 desa yang telah ditetapkan sebagai desa wisata oleh Bupati. Melalui penyusunan masterplan desa yang komprehensif, diharapkan pemerintah desa memiliki arah pembangunan yang lebih jelas dan terukur.

‎“Dengan adanya masterplan desa, pemerintah desa akan lebih mudah menjalankan arah pembangunan dan pengembangan ke depan, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara mahasiswa KKN, desa, dan pemerintah daerah diharapkan mampu membuat program 5 Dieng Baru di kawasan Wadaslintang semakin menggeliat,” pungkasnya.

Selain kepariwisataan dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan arah pengembangan agrobinsis oleh Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (Dispaperkan) Kabupaten Wonosobo.

‎Melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat desa, pelaksanaan KKN UNSOED di Kecamatan Wadaslintang diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa serta penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Wonosobo. (Dimas)