Helo Indonesia

Polres Mesuji Bersama Forkopimda Gelar Apel Siaga Kamtibmas

Jumat, 27 Februari 2026 17:10
    Bagikan  
Polres Mesuji Bersama Forkopimda Gelar Apel Siaga Kamtibmas

Polres Mesuji bersama unsur Forkopimda menggelar Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) t

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ----Polres Mesuji bersama unsur Forkopimda menggelar Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama bulan suci Ramadhan 1447 H Tahun 2026 di wilayah hukum Polres Mesuji, Jumat (27/02/26).

Apel siaga tersebut dipimpin oleh Waka Polres Mesuji, Kompol Trisno Sigit dan dihadiri perwakilan Asisten Bupati, perwakilan Dandim 0426/TB, para stakeholder terkait serta seluruh peserta apel.

Dalam amanatnya, mewakili Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus, Waka Polres Kompol Trisno Sigit menyampaikan bahwa apel siaga ini merupakan bentuk kesiapsiagaan jajaran kepolisian bersama Forkopimda dalam memastikan keamanan masyarakat selama bulan Ramadhan.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan pondasi utama kelancaran pembangunan dan aktivitas sosial. Apel siaga yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kesiapsiagaan dan komitmen kita semua untuk menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Mesuji,” tegasnya.

Ia menambahkan, aparat keamanan harus hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi. “Ketika masyarakat beristirahat kita bekerja, ketika masyarakat beribadah kita menjaga. Kita harus menguatkan tekad dalam satu misi mulia, yakni menjadi benteng kedamaian bagi masyarakat yang merindukan kekhusyukan dalam beribadah,” ujarnya.

Dalam arahannya, Waka Polres menekankan beberapa langkah strategis, yaitu Penguatan intelijen dan sistem deteksi dini (early warning system). Seluruh jajaran intelijen diminta meningkatkan kepekaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, termasuk pergerakan kelompok yang berpotensi memicu intoleransi maupun konflik sosial.

Pengamanan simpul ekonomi dan distribusi logistik. Aparat diminta memastikan jalur distribusi bahan pokok tetap lancar agar tidak terjadi lonjakan harga di pasar. Tidak boleh ada distributor atau spekulan yang memanfaatkan momentum Ramadhan untuk merugikan masyarakat.

Peningkatan patroli pada jam-jam rawan. Personel diminta memfokuskan pengamanan pada waktu-waktu krusial seperti ngabuburit, pelaksanaan salat tarawih, hingga waktu sahur. Titik-titik rawan dan blind spot harus menjadi perhatian khusus guna mencegah aksi geng motor maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Penguatan sinergitas lintas sektor. Keamanan, menurutnya, tidak dapat diwujudkan oleh satu instansi saja. Diperlukan kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat.

“Hilangkan sekat antarinstansi. Di lapangan kita satu warna, warna negara. Jangan ada ego sektoral. Satu visi, satu misi: Ramadhan aman, ibadah nyaman,” pungkasnya.(Aan.S)