JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Hujan mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu kemarin hingga Minggu (8/3/2026), tidak saja Tangerang bahkan Jakarta Barat, dilanda banjir.
"Sejak lampu merah Grogol hingga Cengkareng, Jakarta Barat, lumpuh akibat banjir," kata Anto Slamet, warga Jelambar, dalam postingan di grup whatsApp Alumni SMA BDN, pada Minggu (8/3).
Hal tersebut dibenarkan Sri Lestari, warga Rawa Kramat, Cengkareng, Jakarta Barat. Perempuan paruh baya itu menjelaskan, kediaman rumahnya kemasukan air hingga mencapai 10 centimeter, akibat banjir menerpa lingkungannya.
Di Kota. Tangerang, tepatnya di Perumahan Duren Villa, Ciledug, Kota Tangerang, anggota Tim SAR Brimob Metro Jaya membantu mengevakuasi warga di sana yang diterjang banjir hingga mencapai sekitar 1 (satu) meter.
Baca juga: Kapolri: Wujudkan Stabilitas Nasional, Driver Ojol dan Buruh Harus Jaga Persatuan
"Sebanyak 12 personel Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, langsung diterjunkan sejak pagi tadi," kata Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, di Jakarta.
Dia katakan, personel Tim SAR yang dipimpin Ipda M. Adi Mulyono langsung diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 07.30 WIB, setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai banjir yang merendam kawasan tersebut.
"Berdasarkan data di lapangan, banjir telah berdampak pada sekitar 180 kepala keluarga (KK) di sana," ujarnya.
Sementara itu, sedikitnya 80 warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko dari genangan air.
Kombes Budi Hermanto mengatakan, personel Brimob diterjunkan selain membantu evakuasi, juga memastikan keselamatan masyarakat yang terdampak banjir.
"Polri melalui jajaran Brimob terus hadir membantu masyarakat, dan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan bencana,” ucapnya.
