Helo Indonesia

Pemkab Kendal Fasilitasi 100 Pemudik Kembali ke Perantauan

Sabtu, 28 Maret 2026 19:50
    Bagikan  
Pemkab Kendal Fasilitasi 100 Pemudik Kembali ke Perantauan

Para perantau asal Kabupaten Kendal berpose bersama untuk diberangkatkan kembali ke tempat perantauan

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Pemerintah Kabupaten Kendal memfasilitasi 100 warga Kendal pulang kembali ke perantauan menggunakan dua armada bus melalui program Balik Rantau Gratis, Sabtu, 28 Maret 2026. 

Keberangkatan para perantau ini difasilitasi melalui dukungan dana CSR dari Bank Jateng dan Kawasan Industri Kendal. Prosesi pelepasan dilakukan di Alun-alun Kendal oleh Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari, bersama pimpinan Bank Jateng Cabang Kendal Joko Trihono serta Direktur KIK, Juliani Kusumaningrum.

Baca juga: Semarang-Kendal Siap Olah Sampah Jadi Energi Listrik Masa Depan

Para pemudik diberangkatkan menuju sejumlah kota tujuan di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Program ini pun disambut antusias oleh masyarakat, khususnya para perantau yang selama ini harus menanggung biaya transportasi cukup tinggi.

Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari menjelaskan, program balik rantau gratis kali ini diikuti sekitar 100 orang yang diberangkatkan menggunakan dua bus. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pihak swasta.

“Fasilitas ini kita siapkan melalui kerja sama dengan KIK dan Bank Jateng. Sementara untuk program mudik sebelumnya, pendanaannya berasal dari APBD yang turut didukung Baznas,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada arus mudik Lebaran sebelumnya, Pemkab Kendal telah memberangkatkan sekitar 350 pemudik dengan tujuh armada bus. Sementara untuk arus balik, jumlah peserta disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran.

“Untuk balik ini tidak semuanya berangkat bersamaan karena menyesuaikan jadwal kerja masing-masing. Jadi kita fleksibel sesuai permintaan masyarakat,” tambahnya.

Jaga Nama Baik

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga berpesan kepada para perantau agar selalu menjaga nama baik Kabupaten Kendal serta menjalin solidaritas selama di perantauan.

“Kalau bertemu sesama warga Kendal di luar daerah, tetap jaga kebersamaan, saling membantu, dan membawa nama baik Kabupaten Kendal,” pesannya.

Baca juga: 210 Calon Jemaah Haji Tembalang Ikuti Manasik Terintegrasi di RSGM Unimus

Kasirom, warga asal Patean yang bekerja di Tangerang Selatan, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia yang telah puluhan tahun mengadu nasib di perantauan tersebut rutin memanfaatkan fasilitas mudik dan balik rantau gratis setiap momen Lebaran.

“Program ini sangat membantu. Harapannya bisa terus ada setiap tahun. Kalau naik bus sendiri biayanya bisa Rp500 ribu sampai Rp700 ribu per orang. Saya dan keluarga ada 10 orang, jadi sangat terasa penghematannya,” ungkapnya. (Aji)