SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT menegaskan,pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa serta mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Hal tersebut disampaikannya dalam program talkshow Rektor Menyapa bertema “Dari USM untuk Negeri” yang disiarkan di Radio USM Jaya 101,6 FM, Selasa (5/5/2026), pukul 16.00–17.00 WIB, dari Studio Radio USM Jaya Semarang.
Baca juga: Supriyatno Divonis Bebas di Kasus Sritex: Keadilan Temukan Jalannya, Marwah Bankir Kembali Tegak
Dia mengatakan, peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap 2 Mei menjadi momentum penting untuk refleksi bagi seluruh insan pendidikan.
''Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi pengingat bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun bangsa dan mencetak generasi yang mampu menjawab tantangan zaman,'' ujarnya.
Dia menambahkan, sesuai tema nasional tahun ini, pendidikan bermutu tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab institusi pendidikan semata, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
USM akan terus berkomitmen membuka akses pendidikan yang lebih luas melalui program beasiswa dan skema pembiayaan terjangkau, tanpa mengabaikan kualitas pembelajaran. Penguatan kurikulum berbasis kebutuhan dunia kerja serta pemanfaatan teknologi juga menjadi fokus utama.
Kontribusi Nyata
Selain itu, USM juga aktif memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai program pengabdian. Di antaranya pendampingan UMKM, literasi digital, edukasi kesehatan, hingga pelatihan keterampilan bagi generasi muda.
''Mahasiswa kami juga diterjunkan langsung ke masyarakat melalui program KKN untuk mengidentifikasi permasalahan dan memberikan solusi yang aplikatif,'' jelasnya.
Baca juga: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Kolong Jembatan Sungai Pening Kendal
Dalam hal kolaborasi, katanya, USM terus menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah, dunia usaha, industri, dan berbagai komunitas guna menciptakan pendidikan yang relevan dan berdampak luas.
Dia mengajak generasi muda untuk memanfaatkan pendidikan sebagai sarana membangun karakter dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
''Pendidikan bukan hanya soal gelar, tetapi bagaimana kita membangun integritas, wawasan, dan kontribusi bagi bangsa,'' pungkasnya. (Aji)
