SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM) memberikan pelatihan bertajuk ''Peningkatan Kualitas Pencatatan Keuangan UMKM melalui Literasi Akuntansi Sederhana” di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, baru-baru ini.
Tim PkM USM terdiri atas Ketua Windasari Rachmawati SE MM anggota Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA, Dr Hani Krisnawati SE MSi, dan Muhammad Iqbal SM.
Baca juga: Kejurnas Tenis Junior Piala Tugu Muda 2026 Dimulai, PP Pelti Tantang Peserta Ikuti Jejak Janice Tjen
Kegiatan diikuti 10 pelaku UMKM yang berasal dari berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, perdagangan, hingga jasa.
Windasari mengatakan, salah satu permasalahan utama yang masih dihadapi UMKM adalah belum tertibnya pencatatan keuangan usaha. Banyak pelaku usaha yang masih mencampurkan keuangan pribadi dan usaha sehingga sulit mengetahui kondisi keuangan yang sebenarnya.
''Melalui literasi akuntansi sederhana, pelaku UMKM dapat mengetahui arus kas, laba usaha, serta posisi keuangan usahanya secara lebih jelas. Hal ini penting sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis yang tepat,'' ujar Windasari.
Dia mengatakan, materi yang diberikan meliputi pentingnya literasi akuntansi, teknik pencatatan transaksi harian, penyusunan laporan arus kas sederhana, pencatatan aset usaha, serta penggunaan template pembukuan berbasis Microsoft Excel yang mudah diterapkan oleh pelaku UMKM.
Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik langsung menggunakan contoh transaksi usaha yang mereka miliki.
''Kami memberikan pendampingan secara intensif sehingga peserta dapat memahami setiap tahapan penyusunan laporan keuangan sederhana,'' katanya.
Baca juga: Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta
Dia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pelaku UMKM di Tlogosari Kulon.
''Kami berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh secara berkelanjutan sehingga kualitas pengelolaan keuangan usaha semakin baik dan mampu meningkatkan daya saing UMKM,'' tuturnya.
Bagian dari Komitmen
Dia menambahkan, kegiatan itu merupakan bagian dari komitmen Fakultas Ekonomi Universitas Semarang dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM, khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan dan akuntansi sederhana.
Hal senada dikatakan Abdul Karim. Menurutnya, kemampuan menyusun laporan keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha.
''Laporan keuangan yang baik tidak hanya membantu mengontrol usaha, tetapi juga dapat menjadi syarat penting ketika UMKM ingin mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan,'' jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan disampaikan terkait pengelolaan keuangan usaha, mulai dari cara mencatat transaksi harian hingga pemisahan keuangan pribadi dan usaha.
''Melalui sesi diskusi dan praktik, peserta memperoleh solusi atas berbagai permasalahan yang selama ini mereka hadapi,'' tuturnya. (Aji)
