SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paskibra Universitas Semarang (USM) sukses menyelenggarakan kompetisi ketangkasan baris-berbaris Gerakan Aksi Paskibra (GAP) Series X di Gelora Prof Sudarto, kampus USM, baru-baru ini.
Penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan peringatan satu dekade (10 tahun) Gerakan Aksi Paskibra Universitas Semarang.
Pada penyelenggaraan ke-10 ini, panitia menghadirkan inovasi dengan membuka kategori perlombaan tingkat SMP/MTs sederajat secara nasional.
Baca juga: Mengayun Stik Demi Masa Depan: USM Gelar Charity Golf 2026 Buka Akses Beasiswa
Sebelumnya, kompetisi hanya diperuntukkan bagi peserta tingkat SMA/SMK/MA sederajat. Penambahan kategori tersebut mendapat sambutan positif dengan keikutsertaan berbagai kontingen dari sejumlah daerah di Indonesia.
Acara diawali dengan upacara pembukaan yang diawali laporan Ketua Pelaksana GAP X, Salsa. Dalam laporannya, ia menyampaikan, tema "Dirgantara Wira Satya Utama" mengandung makna semangat kesatria yang menjunjung tinggi keberanian dan kesetiaan menuju keutamaan.
Tema tersebut sekaligus menjadi simbol apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan satu dekade Gerakan Aksi Paskibra Universitas Semarang.
Konsisten
Kompetisi secara resmi dibuka Wakil Rektor I Universitas Semarang, Prof Dr Ir Haslina MSi. Dalam sambutannya, dia mengapresiasi konsistensi UKM Paskibra USM dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan nasionalisme kepada generasi muda selama sepuluh tahun terakhir.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada peserta tingkat SMP/MTs yang untuk pertama kalinya mengikuti ajang nasional ini serta mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan integritas selama kompetisi berlangsung.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri profesional yang terdiri atas Serka Tabah Surahman, Pelda Suroto, Krisna Widianto, Fajrin Saputra, Khoirul Imam, dan Michael Keyven P.
Setelah melalui persaingan yang ketat, SMK Negeri 1 Semarang berhasil tampil sebagai juara umum tingkat SMA/SMK/MA sederajat.
Selain meraih juara utama I, sekolah tersebut juga memborong sejumlah penghargaan, yakni juara I PBB, juara I Variasi Formasi (Varfor), juara I Danton, juara I Kostum, juara I Supporter, serta predikat Best Coach.
Posisi Juara Utama II diraih SMA Negeri 1 Pagerbarang, Tegal, yang juga memperoleh Juara II PBB. Sementara SMA Negeri 7 Semarang meraih Juara Utama III sekaligus Juara II Variasi Formasi. Untuk kategori atribut khusus, SMA Negeri 4 Magelang berhasil meraih Juara I Favorit dan Juara I Media Sosial.
Pada kategori SMP/MTs sederajat, SMP Negeri 12 Semarang mencatat sejarah sebagai juara umum. Sekolah tersebut meraih juara utama I, juara I Variasi Formasi, juara II Danton, juara II PBB, serta predikat Best Coach.
Baca juga: Lebih dari Hiburan, Rembang Symphoni Fest 2026 Jadi Mesin Penggerak UMKM dan Seni Lokal
Sementara itu, SMP Negeri 13 Semarang meraih juara utama II sekaligus juara I Kostum. SMP Negeri 27 Semarang menempati posisi juara utama III serta berhasil meraih juara I PBB dan juara I Danton.
Adapun penghargaan juara I Favorit dan juara I Media Sosial diraih SMP Negeri 18 Semarang sedangkan juara I Supporter menjadi milik SMP Negeri 2 Semarang.
Seluruh rangkaian Gerakan Aksi Paskibra (GAP) Series X Universitas Semarang Tahun 2026 berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.
Perhelatan itu menjadi penanda perjalanan satu dekade UKM Paskibra USM dalam membina generasi muda yang berkarakter, disiplin, berjiwa nasionalis, serta berprestasi melalui kegiatan baris-berbaris di tingkat nasional. (Aji)
