SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Suasana penuh semangat generasi muda membuncah di Front One Kesambi Hotel Semarang pada Jumat 7 Agustus 2026. Perwakilan Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK) SMA/SMK dari pelosok kabupaten dan kota se-Jawa Tengah berkumpul dalam ajang tahunan Open House Forum MPK Jawa Tengah (FOM JATENG) 2026.
Dihelat khusus dalam rangka menyambut Hari Jadi FOM JATENG sekaligus menyemarakkan Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, forum ini menjadi panggung konsolidasi dan pembuktian komitmen pelajar dalam mengawal pergerakan kepemudaan di Jawa Tengah.
Baca juga: Menebar Kepedulian di Pranten: Aksi Nyata Mahasiswa PADIKSI Unisbank Wujudkan Kebersamaan
Ketua I FOM JATENG, Diajeng Ayu Puspita, menegaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar ajang kumpul biasa, melainkan wadah penggemblengan diri bagi para wakil siswa di sekolah.
“Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk pengembangan kapasitas anggota MPK, utamanya dalam hal kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kemampuan berpikir kritis. Kami ingin menghubungkan Forum MPK tingkat Kabupaten/Kota dengan tingkat Provinsi secara solid,” tutur Diajeng.
Diajeng menambahkan, sinergi yang erat antara pelajar, Dinas Pendidikan, dan pemerintah daerah adalah kunci utama untuk mewujudkan program pembinaan karakter generasi muda yang berdampak luas.
Apresiasi Dewan
Aksi nyata para pemimpin muda ini pun memetik apresiasi dan dukungan penuh dari Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Dr Krisseptiana SH MM. Hadir langsung di tengah para pelajar, Krisseptiana membakar semangat peserta lewat sesi bertajuk “Leadership in Action: Seni Menampung Aspirasi dan Menyuarakan Perubahan Secara Konstruktif”.
Baca juga: Tergabung di Grup Neraka, Tim Sepakbola Banteng Jateng Siap All Out di Soekarno Cup 2026
Tak kalah menyedot perhatian, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Dr Kusno SPd MSi, membekali para siswa dengan materi “Kepemimpinan Inspiratif di Ruang Digital: Bijak Menyuarakan Aspirasi Tanpa Provokasi”. Di era banjir informasi saat ini, para wakil siswa diajak untuk tetap bijak, cerdas, dan bermartabat dalam bersuara di media sosial.
Melengkapi pembekalan tersebut, Dewan Pembina FOM JATENG, Nirbono Budiarto, membawakan materi “Kenal Lebih Dekat, Kuat Bersama” yang menekankan pentingnya optimalisasi fungsi MPK dari tingkat sekolah dasar hingga provinsi agar roda organisasi berjalan efektif.
Di pengujung acara, optimisme menyala dari seluruh perwakilan MPK yang hadir. Sebuah harapan besar disuarakan secara bulat: FOM JATENG harus melangkah lebih jauh, bukan sekadar menjadi penampung suara, melainkan sebagai motor penggerak dan wadah koordinasi yang tangguh.
Dengan sinergi yang merata dari tingkat sekolah hingga provinsi, gerakan pelajar di Jawa Tengah siap berjalan seirama, menjadi garda terdepan kepemimpinan muda yang membawa dampak positif nyata bagi masyarakat. (Aji)
